Tubuh Pramuniaga Sebagai Media di Pusat Perbelanjaan
Abstract
Pada sebuah pusat perbelanjaan, pramuniaga adalah seorang pekerja yang menjalankan
tugasnya untuk melayani konsumen. Keidealan figur seorang pramuniaga dilihat dari
adanya jiwa dan kemampuan yang cekatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
media seperti apa dan bagaimana yang diterapkan di sebuah pusat perbelanjaan sebagai
alat untuk mengkomunikasikan wacana praktik pendisiplinan yang bisa membentuk
keidealan figur seorang pramuniaga. Metode penelitian yang digunakan untuk mencapai
tujuan penelitian tersebut adalah jenis penelitian kualitatif dengan jenis pendekatan analisis
wacana Foucault, sehingga proses pengumpulan data yang dilakukan dengan melalui
teknik observasi dan wawancara mendalam bersama pramuniaga. Penelitian ini
menggunakan konsep teori Michel Foucault yaitu Discipline and Punish tahun 1977. Hasil
penelitian studi ini, mampu memperlihatkan dan menunjukkan bahwa tubuh pramuniaga
itulah yang dijadikan sebagai alat atau media komunikasi rezim kuasa oleh perusahaan atau
pemilik modal melalui wacana praktik pendisiplinan. Empat metode disiplin yaitu seni
penyebaran, kontrol aktivitas, strategi untuk menambah kegunaan waktu, dan kekuatan
tersusun serta tiga sarana pendisiplinan yaitu pengawasan hierarki, normalisasi, dan sistem
ujian inilah bentuk wacana praktik pendisiplinan.
Collections
- Communication [1409]
