| dc.description.abstract | Penelitian ini mengeksplorasi nilai-nilai totem yang terkandung dalam iklan
sampo Pantene dan Head and Shoulders, dalam hal ini penelitian ini membawa
bagaimana cara dalam memahami nilai-nilai simbolik dan budaya diintegerasikan dalam
strategi pemasaran produk perawatan rambut. Totemisme yang sering disebut dengan
totem, dalam penelitian ini hanya sebagai istilah yang memayungi simbol tanda saja.
Penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif dengan pendekatan analisis
semiotika Roland Barthes, guna mengungkapkan bahwa kedua merek tersebut
menggunakan simbol dan metafora untuk mempersonalisasi produk mereka dalam
menciptakan asosiasi positif dalam benak konsumen. Iklan sampo Head and Shoulders
menonjolkan elemen-elemen seperti simbol kesehatan dan kebersihan yang mengaitkan
produk dengan perlindungan dan kesejahteraan, sementara sampo Pantene menggunakan
simbol kecantikan dan keanggunan guna mengasosiasikan produk dengan transformasi
dan kepercayaan diri.
Penelitian ini menghasilkan beberapa temuan penting. Pertama, terdapat dampak
dari iklan sampo Pantene dan sampo Head and Shoulders. 1) Simbol yang berlebihan
dalam iklan sampo Pantene dan Head and Shoulders. 2) Simbol yang kekinian dalam
iklan Pantene dan Head and Shoulders. 3) Simbol yang menjadi ilusi dalam iklan sampo
Pantene dan Head and Shoulders. 4) Nilai dasar keberadaan iklan sampo Pantene dan
Head and Shoulders
Kedua, kehadiran para public figure dalam iklan tersebut menjadikan suatu alat
dalam membentuk simbol, dan ketika simbol sudah terbentuk akan diikuti oleh
kepercayaan terhadap produk yang ditawarkan. Dari kedua iklan ini meski diproduksi di
waktu yang berbeda, tetapi sama sama memegang konsep pembentukan simbol yang
sama. Dengan demikian, simbol yang ada dari kedua iklan berfungsi sebagai alat strategis
dalam pemasaran untuk menciptakan nilai tambah dan diferensiasi produk di pasar yang
kompetitif. | en_US |