Show simple item record

dc.contributor.authorAnandewa, Nuzula Rizky
dc.date.accessioned2024-12-13T07:53:42Z
dc.date.available2024-12-13T07:53:42Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/53939
dc.description.abstractSeorang laki-laki sering kali dianggap sebagai (mahluk sosial) sebagai sebuah bentuk yang dapat melakukan berbagai hal yang tidak dapat dilakukan oleh perempuan. Salah satunya dengan bertarung Seorang pria dapat menjadi maskulin saat memiliki perilaku, peran, atribut dan kejantanan yang ia tampilkan, seperti layaknya ia tidak berjalan dengan lemah gemulai, tidak berdandan layaknya wanita. Masyarakat menilai bahwa secara garis besar kultural laki-laki harus memperlihatkan sisi maskulin. Atas demikian, maka diperlukan mencari representasi maskulinitas dan supaya pesan yang disampaikan dapat tercurahkan kepada penonton tentang bagaimana sebuah makna maskulinitas yang rapuh. Dalam penelitian ini akan melihat bentuk maskulinitas yang rapuh melalui Film Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas dan Film Yowis Ben. Dalam penelitian ini peneliti ingin meneliti tentang maskulinitas yang rapuh pada kedua film ini melalui metode penelitian kualitatif dengan analisis semiotika Roland Barthes dengan mencari makna denotasi, konotasi, dan mitos yang ada pada tipa potongan scene dengan bentuk screenshot. Kemudian hasil penelitian yang ditemukan adalah terdapat dua perbedaan yang berada pada kedua film. Film Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas memiliki tokoh Ajo Kawir yang memiliki kelainan penyakit karena mengalami trauma saat kecil hingga harus berusaha mengembalikanya saat dewasa. Yang kedua Film Yowis Ben dengan tokoh utama Bayu digambarkan sebagai laki-laki yang memiliki kehidupan yang sederhana dan memiliki tanggung jawab yang besar sebagai anak tunggal. Bayu tidak bertarung dalam scene yang ditampilkan namun ia memiliki jiwa yang besar dikehidupannya.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectRepresentasien_US
dc.subjectFilmen_US
dc.subjectMaskulinitasen_US
dc.titleFragile Masculinity dalam Film “seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas” dan Film “Yowis Ben”en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20321053


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record