• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Implementasi Jaminan Reklamasi pada Perusahaan Pertambangan Batubaradi Kalimantan Timur

    Thumbnail
    View/Open
    18912065.pdf (2.182Mb)
    Date
    2022
    Author
    Yunus, Muhammad
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 sebagai perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara dan Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2010 tentang Reklamasi dan Pascatambang, mewajibkan perusahaan untuk melakukan reklamasi pasca penambangan. Reklamasi merupakan bagian penting untuk memastikan kegiatan pertambangan minerba berdampak paling minimal terhadap lingkungan. Faktanya, masih banyak pihak yang menganggap kegiatan reklamasi tidak penting. Terdapat 1.735 lubang bekas tambang yang tidak direklamasi di Kalimantan Timur merupakan bukti buruknya tanggung jawab pengelola pertambangan batubara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tanggung jawab pengelola pertambangan dan bagaimana perlindungan hukum masyarakat atas jaminan reklamasi perusahaan pertambangan batubara di Kalimantan Timur. Penelitian ini adalah penelitian hukum non doktrinal dengan pendekatan sosiolegal (socio-legal approach). Peneliti menfokuskan pada konteks sosial, ekonomi, politik dan budaya yang berkembang dan berpengaruh pada hukum. Kegiatan ini dilakukan dengan cara membandingkan data yang berasal dari berbagai sumber yang diperoleh dari studi dokumen/pustaka yang dimaksudkan untuk menemukan pemahaman yang benar dan komprehensif tentang hal-hal yang menjadi fokus penelitian. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengelola pertambangan batubara di Kalimantan Timur tidak memenuhi tanggungjawabnya sebagaimana mestinya. Kepentingan lingkungan hidup seringkali diabaikan dan dikalahkan oleh kepentingan ekonomi dan politik, berbagai aturan tentang lingkungan hidup dan reklamasi pasca penambangan tidak mampu memaksa pihak-pihak terkait untuk melaksanakan perintah peraturan perundang-undangan. Selanjutnya terkait perlindungan hukum masyarakat juga tidak terimplementasi dengan benar, terbukti dengan adanya puluhan jiwa yang meninggal sia-sia yang bahkan tidak mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah Provinsi Kalimantan Timur. Korban yang tewas dari setiap peristiwa dilubang tambang tidak pernah sekalipun terselesaikan secara tuntas pada jalur hukumnya, hanya 1 (satu) kasus yang telah divonis dan hukuman yang dijatuhkanpun sangat ringan yakni hanya 2 (dua) bulan, sedangkan sisa kasus lainnya belum ada tindak lanjutnya.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/53566
    Collections
    • Master of Law [1540]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV