• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perbandingan Kinerja Ruas Jalan Kondisi Satu Arah dan Dua Arah pada Jalan Letjen Suprapto-jalan Bhayangkara-jalan K.S Tubun-jalan K.H Ahmad Dahlan, Kota Yogyakarta

    Thumbnail
    View/Open
    17511239.pdf (5.290Mb)
    Date
    2021
    Author
    Abdullah, Mohammad Husein Jauhari
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Kondisi ruas Jalan Letjen Suprapto, Jalan Bhayangkara, Jalan K.H Ahmad Dahlan, dan Jalan K.S Tubun pada saat jam sibuk menunjukan sering terjadi penumpukan kendaraan. Maka dari itu, pada tahun 2020 Dishub DIY mengurai kemacetan dengan menerapkan sistem satu arah pada Jalan Letjen Suprapto dan Jalan Bhayangkara. Namun, penerapan sistem satu arah justru menimbulkan kemacetan pada Jalan Letjen Suprapto. Oleh karena itu, Jalan Letjen Suprapto yang telah di rekayasa dengan sistem satu arah perlu dilakukan evaluasi dengan membandingkan tingkat pelayanan pada kondisi dua arah, dengan tujuan dapat mengetahui tingkat pelayanan pada kondisi satu arah dan kondisi dua arah pada ruas Jalan Letjen Suprapto, Jalan Bhayangkara, Jalan K.S Tubun, dan Jalan K.H Ahmad Dahlan dari sisi derajat kejenuhan maupun kecepatan rata-rata kendaraan. Serta mengetahui dampak yang dihasilkan dari penerapan lalu lintas satu arah di Jalan Letjen Suprapto, dan Jalan Bhayangkara terhadap pelayanan ruas Jalan K.S Tubun dan Jalan K.H Ahmad Dahlan. Data volume kendaraan dianalisa untuk menentukan volume jam puncak kendaraan, dan mensimulasikan volume jam puncak menggunakan software VISSIM untuk mengetahui kecepatan rata-rata kendaraan. Selanjutnya, menentukan derajat kejenuhan Jalan Letjen Suprapto, Jalan KH Ahmad Dahlan, Jalan Bhayangkara dan Jalan K.S Tubun dengan kinerja ruas jalan MKJI 1997. Penentuan tingkat pelayanan Jalan Letjen Suprapto dan sekitarnya merujuk pada HCM 1994 dan MKJI 1997 Tingkat Pelayanan dalam kondisi satu arah pada Jalan Letjen Suprapto, Jalan Bhayangkara, Jalan K.S Tubun dan Jalan K.H Ahmad Dahlan secara berurutan memilki nilai derajat kejenuhan sebesar 0,56, 0,35, 0,33, dan 0,7. Berarti menurut MKJI 1997, maka secara berurutan jalan berada pada tingkat pelayanan C, B, B, C. Sedangkan, untuk tingkat pelayanan berdasarkan kecepatan ratarata kendaraan, secara berurutan yaitu 37 km/jam, 40 km/jam, 30 km/jam, dan 30 km/jam. Menurut HCM 1994, maka secara berurutan jalan berada pada tingkat pelayanan A, A, A, B. Tingkat Pelayanan dalam kondisi dua arah, secara berurutan memilki nilai derajat kejenuhan sebesar 0,51, 0,54, 0,44, dan 0,61. Berarti menurut MKJI 1997, maka secara berurutan jalan berada pada tingkat pelayanan C, C, C, C. Sedangkan, untuk tingkat pelayanan berdasarkan kecepatan rata-rata kendaraan, secara berurutan yaitu 22 km/jam, 32 km/jam, 24 km/jam, dan 35 km/jam. Menurut HCM 1994, maka secara berurutan jalan berada pada tingkat pelayanan C, B, B, A. Dampak kondisi satu arah dibandingkan dengan kondisi dua arah membuat terjadinya kenaikan nilai derajat kejenuhan pada Jalan Letjen Suprapto yaitu 0,51 menjadi 0,56 dan kecepatan rerata kendaraan 22 km/jam menjadi 37 km/jam. Sedangkan, Jalan Bhayangkara nilai derajat kejenuhan mengalami penurunan yaitu dari 0,54 mejadi 0,35 dan kecepatan rerata kendaraan mengalami kenaikan 32 km/jam menjadi 40 km/jam. Pada Jalan K.H Ahmad Dahlan nilai derajat kejenuhan mengalami kenaikan 0,61 menjadi 0,7 dan kecepatan rerata mengalami penurunan 35 km/jam menjadi 30 km/jam. Untuk kinerja Jalan K.S Tubun nilai derajat kejenuhan mengalami penurunan yaitu 0,41 menjadi 0,33 dan kecepatan rerata mengalami kenaikan dari 24 km/jam menjadi 30 km/jam.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/52798
    Collections
    • Civil Engineering [4722]

    Related items

    Showing items related by title, author, creator and subject.

    • Penentuan Hubungan antara Volume Jalan Major dan Kapasitas Jalan Minor pada Persimpangan Tidak Bersinyal (Studi Kasus pada Pertigaan Jalan Gayam dan Jalan Sukonandi) 

      Fajariyadi, Putih; Sari, Ratih Wisnu (UII Yogyakarta, 2001)
      Fenomena yang terjadi pada pertigaan tidak bersinyal, menunjukkan bahwa volume yang terjadi pada jalan minor tergantung volume jalan major. Hal mi ditunjang dengan adanya PP No. 43, pasal 63 ayat 1e, tahun 1993, ...
    • Analisis Tingkat Kelayakan Lalu Lintas Pada Persimpangan Jalan Magelang-Jalan Diponegoro Jalan Kyai Mojo-Jalan Tentara Pelajar 

      Mashudi, Imam; Warjo (UII Yogyakarta, 2006)
      Kelancaran arus lalu lintas di persimpangan tergantung dari persimpangan tersebut dalam melayani lalu lintas yang melintasinya. Tingkat pelayanan suatu persimpangan dipengaruhi oleh faktor geometrik, faktor lalu lintas ...
    • Analisis Dan Pemecahan Masalah Lalulintas pada Simpang Empat Tanpa Lampu Lalulintas (Studi Kasus di Simpang Empat Jalan Gondosuli - Jalan Mojo - Jalan Melati Wetan - Jalan Suprapto Daerah Istimewa Yogyakarta 

      Widodo, Bejo Setya; Joenafriko (UII Yogyakarta, 1998)
      Efisiensi dari suatu jaringan jalan sangat bergantung terutama pada persimpangan-persimpangan jalan dalam melayani lalulintas. Tingkat pelayanan persimpangan dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya faktor geometrik ...

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV