| dc.contributor.author | Sunaryanto, Muhammad Badar | |
| dc.date.accessioned | 2024-09-30T01:42:17Z | |
| dc.date.available | 2024-09-30T01:42:17Z | |
| dc.date.issued | 2024 | |
| dc.identifier.uri | dspace.uii.ac.id/123456789/52096 | |
| dc.description.abstract | Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan teknologi yang semakin pesat
khususnya pada ranah pembayaran digital di era modern. Melihat banyaknya metode
yang ditawarkan oleh platform pembayaran digital kepada masyarakat Indonesia,
penulis tertarik untuk melakukan sebuah penelitian pada platform penyedia layanan
pembayaran digital QRIS yang dikeluarkan dan diluncurkan langsung oleh Bank
Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengintegrasikan dua model
penelitian antara Technology Acceptance Model (TAM) dan Theory of Planned
Behavior (TPB) terhadap pengaruhnya kepada mahasiswa muda dalam menerima QRIS
sebagai metode pembayaran digital.
Penelitian ini dilakukan di Yogyakarta dengan pendekatan kuantitatif dimana
instrument pengumpulan datanya menggunakan teknik survei. Sampel dari penelitian
ini adalah 100 orang mahasiswa di Yogyakarta, yang didapatkan dengan menyebar
kuisioner online melalui media Google form. Beberapa point penting kuisioner yang
berisi variabel-variabel integrasi TAM dan TPB telah dirangkum dalam bentuk
pernyataan sederhana agak mudah dipahami oleh para responden. Hasil data yang telah
berhasil terkumpul akan diolah menggunakan metode Partial Least Square Structural
Equation Modeling (SEMPLS) dengan bantuan aplikasi olah data SmartPLS.
Pengolahan data akan dilakukan secara bertahap mulai dari Outer model, Inner model,
hingga pengujian hipotesis menggunakan Bootstrapping. Hasil dari penelitian ini adalah
beberapa variabel dari integrasi TAM dan TPB berpengaruh positif terdapat penerimaan
teknologi QRIS pada mahasiswa di Yogyakarta. Sebagai contoh variabel kemudahan
penggunaan yang dirasakan berpengaruh positif terhadap kegunaan yang dirasakan
mahasiswa dalam menggunakan QRIS. Meskipun demikian masih ada variabel yang
menunjukkan hasil yang kurang memuaskan seperti variabel kendali diri yang tidak
memiliki pengaruh terhadap niat dari para mahasiswa untuk menggunakan QRIS. Akhir
kata penulis berharap suatu saat penelitian ini bisa dilanjutkan kembali oleh peneliti
berikutnya agar bisa menjadi perbaikan untuk kekurangan yang ada dalam penelitian
ini. | en_US |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Pembayaran Digital | en_US |
| dc.subject | QRIS | en_US |
| dc.subject | Penerimaan Teknologi | en_US |
| dc.subject | Sikap Terhadap Penggunaan | en_US |
| dc.subject | TAM | en_US |
| dc.subject | TPB | en_US |
| dc.title | Integrasi Technology Acceptance Model (TAM) dan Theory of Planned Behavior (TPB) Terhadap Penerimaan Qris pada Generasi Muda | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
| dc.Identifier.NIM | 17311286 | |