Penerapan Integrated Marketing Communication Melalui Konsep Omnichannel Marketing dalam Program Pemasaran Jajanan Tongku
Abstract
Jajanan Tongku merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri makanan
cepat saji, khususnya memproduksi telur gulung. Telur gulung adalah makanan
populer di Indonesia yang berbahan dasar telur dan diolah dengan cara digoreng
serta digulung menggunakan tusuk bambu. Bisnis ini menawarkan peluang besar
karena telur sebagai bahan dasar memiliki kandungan protein yang tinggi dan
digemari oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
Dalam penerapan strategi Integrated Marketing Communication (IMC), Jajanan
Tongku menghadapi beberapa tantangan, termasuk kurangnya integrasi saluran
pemasaran, keterbatasan penggunaan teknologi seperti Customer Relationship
Management (CRM), dan kurangnya koordinasi internal. Namun, dengan inovasi
produk, promosi yang kreatif, dan peningkatan kualitas layanan pelanggan,
Jajanan Tongku berhasil meningkatkan penjualan dan mencapai kesuksesan dalam
pasar yang kompetitif. Selain itu, strategi distribusi yang terbatas hanya pada gerai
fisik telah diperluas dengan bermitra dengan layanan pengantaran lokal dan
memanfaatkan platform e-commerce. Upaya ini bertujuan untuk menjangkau
lebih banyak pelanggan dan meningkatkan kepuasan mereka. Evaluasi program
IMC menunjukkan bahwa integrasi saluran pemasaran dan pemanfaatan teknologi
yang optimal sangat penting untuk meningkatkan efektivitas strategi pemasaran.
Inovasi produk dan strategi promosi yang tepat juga memainkan peran penting
dalam membedakan Jajanan Tongku dari pesaing dan mempertahankan loyalitas
pelanggan.
Collections
- Management [5385]
