• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Tinjauan MaqᾹṣid SyarῙ’ah Syaikh ‘AllᾹl Al-FᾹsῙ Terhadap Ganti Rugi Tanah (Studi Kasus Proyek Strategis Nasional Pembangunan Bendungan Bener Di Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo)

    Thumbnail
    View/Open
    18913058.pdf (3.053Mb)
    Date
    2023-03-10
    Author
    M. NAILUL AUTHOR
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pembangunan infrastruktur terus dilakukan pada era pemerintahan Presiden Joko Widodo diantaranya: jalan tol, bandar udara, bendungan, irigasi dan lain sebagainya yang menjadi tanggung jawab Kementrian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) dan banyak di antara proyek tersebut dinilai strategis. Untuk memenuhi pembangunan Proyek Strategis Nasional tersebut banyak membutuhkan tanah sebagai penentuan lokasi pembangunan. Salah satu target pemerintah pada pembangunan infrastruktur tersebut yaitu Bendungan Bener yang berada di Kabupaten Purworejo. Pada proyek pembangunan Bendungan Bener ini pemerintah banyak memerlukan tanah dari warga desa sekitar proyek pembangunan Bendungan Bener ini dengan cara melepaskan hak atas tanah milik warga dan menggantinya dengan ganti rugi. Proses ganti rugi tanah ini menjadi sorotan karena pada pelaksanaannya tidak semudah pada peraturan yang tertuang. Penelitian ini berupaya untuk mengetahui implementasi ganti rugi tanah yang dilakukan oleh pemerintah kepada warga terdampak pembangunan Bendungan Bener ditinjau melalui perspektif maqāṣid syarī’ah Syaikh ‘Allāl Al-Fāsī yang berjuang untuk mempertahankan hak-hak warga negara sebagai manusia seutuhnya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan sosioekonomi serta yuridis empiris. Data pada penelitian ini dikumpulkan dengan cara teknik wawancara sebagai teknik utamanya dan dokumntasi. Data yang sudah didapat kemudian dianalisis dengan teknik analisis data dengan cara reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik validitas dan reliabilitas. Hasil dari penelitian ini dapat diketahui bahwa berbagai upaya dilakukan oleh pemerintah untuk melakukan ganti rugi sesuai dengan prosedur aturan pembebasan tanah sebagai upaya pemenuhan hak-hak warga terdampak Bendungan Bener. Dalam implementasi pemberian ganti kerugian tersebut telah sesuai dengan nilai-nilai maqāṣid syarī’ah yaitu terciptanya maslahat yang akan didapatkan oleh orang banyak dibandingkan dengan kebaikan pribadi.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/43393
    Collections
    • Master of Islamic Studies [1769]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV