• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemistry Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemistry Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Konversi Gas Karbon Dioksida (Co2) Menjadi Etanol (C2h5oh) Menggunakan Elektroda Bifungsional Tembaga/Karbon (Cu/C) Dengan Metode Elektrokatalitik

    Thumbnail
    View/Open
    19612073.pdf (245.2Kb)
    Date
    2023-01-09
    Author
    FEBRIANTI PUTRI NANDINI
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Konversi karbon dioksida menjadi etanol merupakan salah satu upaya dalam mengatasi permasalahan lingkungan yang disebabkan oleh emisi gas karbon dioksida (CO2) di udara. Metode elektrokatalitik telah dipelajari secara efektif dan efisien, serta ramah lingkungan dalam proses konversi CO2. Elektrokatalitik menggunakan elektroda tembaga/karbon (Cu/C) telah menunjukkan performa yang baik dalam proses konversi atau reduksi CO2 menjadi etanol. Metode impregnasi digunakan dalam membuat material gabungan tembaga/karbon sebagai bahan penyusun elektroda. Pada analisis FTIR, material Cu/C memiliki keberhasilan tahap impregnasi dengan adanya gugus CuO pada serapan 525 cm . Hasil analisis SEM-EDS menunjukkan material gabungan Cu/C memiliki distribusi tembaga yang merata pada permukaan karbon (pengemban) dengan komposisi unsur Cu terbesar yaitu 83,70%. Analisis fase kristalin dengan XRD menunjukkan keberhasilan impregansi tembaga pada karbon dengan munculnya puncak kristal CuO (2θ = 35,49 -1 dan 530 cm -1 ; dan 61,471 o dan 38,681 o ), Cu2O (2θ = 29,594 o o ; 36,357 o ; 42,370 o ) pada difraktogram dan memiliki ukuran kristal sebesar 11,956 nm. Elektrolisis CO2 yang telah dilakukan menghasilkan produk dominan yaitu etanol dengan produk samping asam propanoat. Penentuan produk konversi dilakukan dengan metode kolorimetri menggunakan spektrofotometer UV-Vis dan GCMS. Etanol yang dihasilkan pada penelitian ini terbentuk pada kondisi optimum tegangan 3 V dan 7 V dengan konsentrasi etanol 3,6053%, konsentrasi elektrolit KHCO3 0,4 M, serta waktu elektrolisis 60 menit dengan konsentrasi etanol yang dihasilkan sebebsar 12,5526%. ), dan Cu (2θ = 48,707 o
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/42398
    Collections
    • Chemistry Education [370]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV