• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Statistics
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Statistics
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Autokorelasi Spasial Pada Persebaran Penyakit Hiv Dan Aids Di Provinsi Jawa Timur Tahun 2020

    Thumbnail
    View/Open
    18611111.pdf (140.2Kb)
    Date
    2022-07-21
    Author
    SAKINA M. SARITA
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Millenium Development Goals (MDGs) merupakan target nasional dalam memperbaiki kondisi kesehatan Indonesia, salah satunya adalah mengurangi angka penderita HIV/AIDS. Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) merupakan sekumpulan gejala dan infeksi yang timbul karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia akibat infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV). Jika dilihat berdasarkan provinsi, Jawa Timur menjadi episentrum penularan HIV serta berada di posisi ketiga tertinggi nasional untuk jumlah kasus AIDS. Tidak hanya itu, jika dilihat berdasarkan usia sebagian besar penderita HIV/AIDS memiliki usia produktif yakni 25-49 tahun. Hal ini menjadikan kasus HIV/AIDS dianggap sebagai masalah serius karena tingginya kasus pada kelompok usia produktif, yang dapat menyebabkan ancaman penurunan produktivitas pada penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi autokorelasi spasial, mengetahui pola penyebaran dan hasil clustering dari nilai Local Indeks of Spatial Autocorrelation (LISA) pada persebaran penyakit HIV dan AIDS di Provinsi Jawa Timur Tahun 2020. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat autokorelasi spasial dengan menggunakan indeks moran dan LISA yang mengindikasikan bahwa jumlah penderita HIV dan AIDS di wilayah sekitarnya mirip dan cenderung berkelompok yang artinya wilayah dengan jumlah penderita tinggi juga dikelilingi oleh wilayah dengan jumlah penderita tinggi dan sebaliknya. Selanjutnya berdasarkan hasil pengujian LISA pada data HIV wilayah yang terdapat autokorelasi spasial adalah : Bondowoso, Jember, Lumajang, serta Probolinggo. Sedangkan pada data AIDS wilayah yang terdapat autokorelasi spasial adalah : Gresik, Kota Malang, Mojokerto, Sidoarjo, serta Surabaya. Hal ini berarti bahwa wilayah tersebut mempunyai jarak yang berdekatan dan memiliki nilai yang mirip serta berkelompok secara lokal.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/40887
    Collections
    • Statistics [1223]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV