• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Tanggung Jawab Direksi BUMN Terhadap Kerugian Keuangan Negara Yang Di Akibatkan oleh Wanprestasi Sebagai Risiko Bisnis dalam Perkara Mantan Direktur PT. Merpati Nusantara Airline (Persero) Hotasi D.P Nababan

    Thumbnail
    View/Open
    01.0 cover.pdf (130.3Kb)
    02 preliminari.pdf (1.140Mb)
    03 daftar isi.pdf (128.2Kb)
    04 abstract.pdf (119.9Kb)
    05.1 bab 1.pdf (358.0Kb)
    05.2 bab 2.pdf (508.4Kb)
    05.3 bab 3.pdf (286.6Kb)
    05.4 bab 4.pdf (123.3Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (127.4Kb)
    Date
    2016-08-22
    Author
    Putra, Muhammad Rizqy
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini dilatarbelakangi adanya hukuman pidana yang diberikan kepada Hotasi D.P Nababan atas putusan bisnis yang dibuatnya sebagai Direksi PT. MNA dalam mengadakan hubungan bisnis sewa menyewa pesawat dengan TALG. Ia divonis telah merugikan keuangan Negara sebesar US $ 1.000.000, padahal sesuai Pasal 97 ayat (5) Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, seorang Direksi Perseroan tidak dapat dimintai pertanggungjawaban apabila kerugian yang ada bukan karena kesalahannya. Permasalahan yang ingin dijawab dalam penelitian ini adalah bagaimana Tanggung Jawab Direksi BUMN terhadap kerugian keuangan Negara yang diakibatkan oleh Wanprestasi sebagai risiko bisnis dalam perkara Mantan Direktur PT. MNA (Persero) Hotasi D.P Nababan. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian Normatif dengan menggunakan metode pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Bahan hukum yang digunakan dalam penelitian ini adalah bahan hukum primer seperti peraturan perundang-undangan, bahan sekunder seperti literature, dan bahan tersier seperti kamus. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah bahwa Hotasi D.P Nababan tidak dapat dimintai pertanggungjawaban atas kerugian yang ada, hal ini dikarenakan kerugian yang ada bukanlah kerugian keuangan Negara, melainkan kerugian dari PT. MNA sebagai badan hukum yang memiliki kekayaan yang terpisah dari para pendirinya. Kerugian tersebut juga merupakan murni risiko bisnis, selain itu Hotasi D.P Nababan sebagai direksi PT. MNA telah menjalankan tugas dan fungsinya sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku dan Hotasi D.P Nababan dapat membuktikan bahwa kerugian yang ada bukan karena kesalahannya, melainkan kerugian timbul akibat kesalahan yang dilakukan oleh TALG.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/4052
    Collections
    • Law [3375]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV