• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Communication
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Communication
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Ruang Performativity Dalam Dakwah Digital Kasus Dakwah Habib Husein Ja’far Al-Hadar Dalam Konten Youtube Pemuda Tersesat

    Thumbnail
    View/Open
    18321001.pdf (1.606Mb)
    Date
    2022-07-15
    Author
    IZHAR ALAM AULADANA
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Fenomena dakwah yang termediatisasi dalam bentuk digital telah banyak dikaji seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Salah satu pendakwah yang memanfaatkan Youtube sebagai sarana dakwah digital di media sosial adalah Habib Husein Ja’far Al-Hadar. Berkolaborasi dengan Majelis Lucu Indonesia (MLI), Habib Ja’far ditemani oleh Tretan Muslim dan Coki Pardede membuat serial konten dakwah digital yang dipenuhi unsur komedi gelap bernama Pemuda Tersesat. Komedi-komedi MLI yang menampilkan genre komedi barat seperti dark jokes, roasting, sarkasme, dan lain-lain dianggap sebagai komedi underground yang sering kali berbenturan dengan keyakinan masyarakat sekaligus dianggap kontroversial. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mengungkap performance atau penampilan Habib Ja’far sekaligus menggambarkan penerimaan makna atau resepsi audiens dalam konten Pemuda Tersesat. Pendekatan penelitian dilakukan dengan menggunakan metode etnografi digital untuk menggambarkan performance Habib Husein Ja’far Al-Hadar dalam konten Pemuda Tersesat. Pengumpulan data-data penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kepustakaan melalui teks media dari akun Youtube Majelis Lucu Indonesia dan Jeda Nulis serta wawancara mendalam kepada audiens konten Pemuda Tersesat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyampaian dakwah Habib Ja’far yang disampaikan secara moderat dan luwes pada konteks yang sedang dibahas membuat audiens mudah menerima dakwahnya. Selain itu, sasaran dakwahnya yang merupakan para generasi muda membuat ia menyesuaikan diri pada objek dakwahnya dengan cara menstimulasi pengetahuan spiritual generasi muda melalui pengalaman hidup maupun keresahan yang dialami para generasi muda melalui sudut pandang agama Islam. Kemudian untuk menggambarkan resepsi khalayak terhadap konten tersebut, ditemui bahwa didapati tiga kerangka pembentuk resepsi yang turut mempengaruhi penerimaan makna yang dialami oleh audiens yaitu: Frameworks of Knowledge, Technical Infrastructure, dan Relations of Consumption.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/40469
    Collections
    • Communication [1422]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV