• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemistry Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemistry Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pabrik Butil Oleat Dari Asam Oleat Dan Butanol Dengan Kapasitas 10.000 Ton/Tahun

    Thumbnail
    View/Open
    18521161.pdf (318.4Kb)
    Date
    2022-08
    Author
    DITA ISNI CAHYANINGRUM
    TSABITA PUTRI PERTIWI
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Butil oleat merupakan salah satu senyawa ester yang paling banyak digunakan sebagai plasticizer. Plasticizer adalah bahan yang berguna untuk menaikkan kemampuan kerja dan fleksibilitas. Salah satu penggunaan plasticizer yaitu digunakan di industri karet sintetis. Selain itu, butil oleat juga dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan pelumas, pelarut, dan kosmetik. Saat ini masih belum ada pabrik di Indonesia yang memproduksi butil oleat sebagai produk utama sehingga Indonesia masih bergantung pada impor. Pabrik butil oleat ini direncanakan akan dibangun di Kabupaten Gresik, Jawa Timur dengan kapasitas 10.000 ton/tahun yang beroperasi selama 330 hari dengan total 172 karyawan serta dibangun di atas lahan seluas 21.661 m . Proses pembuatan butil oleat dilakukan dengan proses esterifikasi menggunakan bahan baku asam oleat dan butanol di dalam reaktor alir tangki berpengaduk (CSTR) dengan katalis asam sulfat yang beroperasi pada suhu 100°C dan tekanan 1 atm, dengan kemurnian produk butil oleat yang dihasilkan adalah 99,33%. Untuk mencapai kapasitas 10.000 ton/tahun dibutuhkan bahan baku asam oleat sebesar 11.458,66 ton/tahun dan butanol sebesar 2.466,24 ton/tahun. Utilitas yang dibutuhkan yaitu air sebesar 337.724,28 ton/tahun yang diperoleh dari Sungai Bengawan Solo, kebutuhan listrik sebesar 296,81 kW yang diperoleh dari PLN serta generator sebagai cadangan. Hasil evaluasi ekonomi menunjukkan modal tetap Rp449.025.851.274, modal kerja Rp82.777.468.274. Dengan keuntungan sebelum pajak Rp99.345.211.084/tahun, dan keuntungan setelah pajak Rp69.541.647.759/tahun. Berdasarkan hasil studi analisa kelayakan diperoleh Break Even Point (BEP) 51,34%, Shut Down Point (SDP) 24,94%, dan Discounted Cash Flow Rate (DCFR) 24,02%. Sementara itu, Return on Investment (ROI) sebelum pajak 22,12% sedangkan ROI setelah pajak 15,48%, Pay Out Time (POT) sebelum pajak 3,2 tahun, POT setelah pajak 4 tahun. Dari tinjauan ekonomi tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa pabrik butil oleat dari asam oleat dan butanol dengan kapasitas 10.000 ton/tahun layak untuk didirikan.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/40046
    Collections
    • Chemistry Education [370]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV