• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemistry Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemistry Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perbandingan Degradasi Methylene Blue (Mb) Dan Methyl Orange (Mo) Menggunakan Titanium Dioksida (Tio2) Terlapis Pada Permukaan Semen

    Thumbnail
    View/Open
    18612101.pdf (3.045Mb)
    Date
    2022-07-14
    Author
    TRY NUR ARISKY
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pelapisan semen/TiO2 pada bak semen telah berhasil dilakukan pada penelitian ini. Metode yang digunakan pada pelapisan bak semen terlapis semen/TiO2 adalah metode smear. Metode smear yaitu metode sistem oles pasta semen/TiO2 pada permukaan bak semen. Hasil data karakterisasi menggunakan XRD memberikan informasi puncak-puncak yang utama dari semen yaitu 29,75º; 32,53º; 34,68º; 41,61º untuk mineral jenis alite dan 51,13º; 51,42º; 51,60º untuk mineral jenis belite. Puncak-puncak TiO2 yaitu 27,91º; 54,77º; 36,56º; 41,71º; 63,20º yang merupakan puncak milik rutile. Sedangkan puncak-puncak semen/TiO2 yaitu 29,97º; 41,79º untuk mineral jenis alite, 51,47º; 51,80º untuk mineral jenis belite dan 27,16; 54,83; .36,65º untuk kristal jenis rutile. Karakterisasi menggunakan XRF memberikan informasi bahwa semen mengandung senyawa utama yaitu CaO (47,8%); kandungan TiO2 (94,28%) dan pada semen/TiO2 mengandung senyawa utama yaitu TiO2 (33,27%) dan CaO (13,46%). Karakterisasi menggunakan SEM memberikan hasil bahwa TiO2 yang berbentuk bulat kecil dan beraglomerasi (menggumpal) telah berhasil menempel secara merata pada permukaan semen yang berbentuk bongkahan-bongkahan besar. Karakterisasi FTIR material semen menunjukkan adanya ikatan C-O (1421,57 cm ). Pada TiO2 menunjukkan adanya ikatan Ti-O (491,06 – 521,81 cm -1 ) dan Si-O (872,90 cm -1 ), dan pada material semen/TiO2 mengandung ikatan C-O, Si-O dan Ti-O. Konsentrasi optimum dalam proses fotodegradasi zat warna MB dan MO selama 120 menit yaitu sama-sama 50 ppm. Sedangkan waktu optimum dalam proses fotodegradasi zat warna MB dan MO 50 PPM yaitu sama-sama 90 menit. Setelah proses degradasi, pada larutan MB didapatkan hasil uji COD, sulfat dan nitrat berturut-turut sebesar 108,5 mg/L, 23,13 ± 3,45 mg/L, 0,038 ± 0,013 mg/L. Sedangkan pada larutan MO didapatkan hasil uji COD, sulfat dan nitrat berturut-turut sebesar 157,8 ± 24,5 mg/L, 53,49 ± 3,25 mg/L, dan 0,051 ± 0,013 mg/L.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/39386
    Collections
    • Chemistry Education [376]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV