• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Konsentrasi Polutan Pb, Tsp, Pm2,5, Dan Pm10 Serta Kajian Implementasi Sistem Pengelolaan Kualitas Udara Di Bengkel X

    Thumbnail
    View/Open
    18513116.pdf (3.849Mb)
    Date
    2022
    Author
    ORISHA YUHAN MARETA
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Timbal (Pb), Total Suspended Particulate (TSP), Particulate Matter 2,5 (PM2,5), dan Particulate Matter 10 (PM10) merupakan zat pencemar udara yang bersifat toksik apabila keberadaannya melebihi baku mutu yang dianjurkan. Polutan Pb, TSP, PM2,5, dan PM10 pada umumnya bersumber dari kegiatan industri dan transportasi. Maka, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran konsentrasi Pb, TSP, PM2,5, dan PM10, memetakan pola persebaran konsentrasi polutan, serta mengkaji sistem pengendalian pencemaran udara yang sudah dilakukan di Bengkel X. Pengambilan sampel Pb dilakukan menggunakan metode direct sampling menggunakan alat Low Volume Air Sampler (LVAS) sedangkan untuk pengambilan sampel TSP, PM2,5, dan PM10 menggunakan alat yang bernama E-Sampler. Sampling dilakukan di 3 (tiga) waktu yaitu pagi, siang, dan sore pada hari aktif kerja Bengkel X. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya konsentrasi TSP yang tidak melebihi baku mutu. Dan untuk pemetaan konsentrasi polutan Pb, TSP, PM2,5, dan PM10 terdapat perbedaan warna dan garis kontur. Perbedaan warna menunjukkan rentang konsentrasi dan perbedaan garis kontur menunjukkan jika garis kontur semakin rapat, maka daerah tersebut mempunyai perbedaan dari nilai paparan yang besar dan sebaliknya jika garis kontur semakin jarang, maka nilai paparan yang diterima semakin kecil. Bengkel X memiliki sarana dan prasarana yang menunjang sistem pengelolaan kualitas udara, namun jika dievaluasi dan dibandingkan dengan regulasi yang ada tidak seluruhnya memenuhi persyaratan yang ada seperti jumlah exhausted fan yang kurang dan ruangan pengelolaan udara yang tidak dipelihara secara berkala.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/39198
    Collections
    • Environmental Engineering [1832]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV