• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Perbandingan Biaya Dan Waktu Erection Slab On Pile Antara Metode Launching Gantry Dan Crawler Crane (Comparative Analysis Of Cost And Time Of Erection Slab On Pile Between Launching Gantry And Crawler Crane Methods) (Studi Kasus Pembangunan Infrastruktur Penataan Kawasan Pesisir Pantai Gurindam 12 Kota Tanjungpinang Kepulauan Riau)

    Thumbnail
    View/Open
    17511121.pdf (12.89Mb)
    Date
    2022-01-07
    Author
    AYUDAFFARY APGAR KAMILA
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Kota Tanjungpinang adalah ibu kota dari Provinsi Kepulauan Riau, Indonesia. Kota ini terletak di Pulau Bintan dan beberapa pulau kecil seperti Pulau Dompak dan Pulau Penyengat. Sebagai Ibu Kota Provinsi, Tanjungpinang dinilai perlu penataan jaringan jalan yang dikarenakan oleh pertambahan jumlah penduduk dan kendaraan. Hal ini lah yang kemudian menjadikan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau membangun Mega Proyek Gurindam 12 yaitu jalan lingkar yang nantinya memiliki panjang 42 kilometer yang akan mengelilingi Tanjungpinang dan Bintan. Pembangunan yang dilakukan menggunakan proyek multiyears selama 3 tahun. Selain itu, hal – hal seperti kurang tersedianya jalanjalan alternatif yang menghubungkan daerah – daerah di wilayah Kota Tanjungpinang dikarenakan kota Tanjungpinang yang dikelilingi oleh laut membuat pemerintah provinsi menetapkan secara matang untuk dibangunnya proyek Gurindam 12 yang nantinya akan menghubungkan beberapa daerah di wilayah Kota Tanjungpinang. Penelitian ini mengamati perbedaan antara metode launching gantry dan crawler crane pada pekerjaan erection slab on pile pada jembatan yang terdapat di proyek Gurindam 12. Berdasarkan analisis penelitian ini didapatkan bahwa biaya yang dibutuhkan untuk metode launching gantry sebesar Rp 5.216.214.280,00 dengan waktu 125 hari dan untuk crawler crane membutuhkan biaya Rp 1.779.484.454,00 untuk 94 hari kerja. Sehingga persentase perbedaan yang didapatkan adalah metode yang menggunakan crawler crane 65,88% lebih murah daripada launching gantry dan 24,8% lebih cepat dari segi waktu dibandingkan dengan metode launching gantry. Namun aspek resiko pada metode crawler crane jauh lebih besar dan pekerjaannya bisa jauh lebih lama dan mahal dikarenakan pembangunan jembatan di atas laut sehingga kondisi alam tidak dapat diprediksi.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/38677
    Collections
    • Civil Engineering [4758]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV