• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Psychology And Sociocultural Sciences
    • Communication
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Psychology And Sociocultural Sciences
    • Communication
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Strategi Komunikasi Pemasaran Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak dalam Mempromosikan Event Wisata Seba Baduy

    Thumbnail
    View/Open
    16321047.pdf (2.093Mb)
    Date
    2021-01-21
    Author
    Desandro, Muhammad Bobby
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Seba Baduy merupakan salah satu event kebudayaan yang memiliki potensi besar yang bisa dikembangkan dan harus dilestarikan bersama. Pemerintah daerah memiliki peran besar dalam menjaga keberlangsungan acara kebudayaan ini yang dapat dilakukan melalui promosi wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan strategi komunikasi pemasaran Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak dalam mempromosikan event wisata Seba Baduy. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan objek penelitian yaitu Dinas Pariwisata yang berlokasi di Kabupaten Lebak dalam mempromosikan Seba Baduy. Pengambilan data dilakukan pada akhir tahun 2020 dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan narasumber Kepala Bidang pemasaran ekonomi kreatif, ketua duta pariwisata daerah beserta duta wisata. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi komunikasi yang dilakukan Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak dalam mempromosikan Seba Baduy yaitu melalukan promosi melalui berbagai media yang berfokus pada media sosial yang dikemas secara menarik dan mengikuti perkembangan zaman. Selain itu, Dinas Pariwisata juga melakukan promosi menggunakan komunikasi secara langsung melalui duta pariwisata atau biasa disebut dengan Saija Adinda, agar interaksi dua arah tetap berlangsung sehingga masyarakat menjadi lebih mengenal event tersebut maupun latar belakang kebudayaan yang berkaitan lainnya. Saija Adinda berperan penting dalam memasarkan event Seba Baduy karena dianggap sebagai agent of communication. Pemerintah daerah juga memposisikan Seba Baduy sebabai sebuah brand image yang diintegrasikan dengan tagline “Lebak Unique” dengan harapan Seba Baduy menjadi sebuah acara tahunan yang selalu dinanti dari suku Baduy. Melihat ini sebagai acara yang memiliki banyak potensi dan krusial, Dinas Pariwisata menggunakan berbagai sumber daya untuk melestarikan event kebudayaan yang dilaksanakan setiap tahunnya ini.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/38657
    Collections
    • Communication [1409]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV