• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Hak Atas Informasi Dalam Transaksi Jual-Beli Handphone (HP) Produk China Di Kota Yogyakarta

    Thumbnail
    View/Open
    08410194 Iman Fauzi.pdf (12.91Mb)
    Date
    2012
    Author
    Iman Fauzi
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Perlindungan konsumen adalah segala upaya yang menjamin adanya kepastian hukum untuk memberi perlindungan kepada konsumen. Perlindungan yang dimaksud adalah perlindungan terhadap hak-hak konsumen. Hak yang paling mendasar yang dimiliki konsumen adalah hak atas informasi, yang tercantum dalam Pasal 4 huruf c Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Penegakan pasal di atas harus diwujudkan oleh pelaku usaha dengan memberikan informasi yang benar, jelas dan tidak menyesatkan. Pelanggaran terhadap hak informasi yang dilakukan oleh pelaku usaha Handphone (HP) produk China di Kota Yogyakarta berupa penyesatan informasi yang berlebihan di dalam brosur. Isi dari penyesatan informasi tersebut tentang kualitas yang tidak sesuai tersebut menuntut tanggung jawab pelaku usaha untuk mengganti semua kerugian konsumen. Penelitian skripsi ini adalah peneltian hukum empiris yang bersifat deskriptif kualitatif, dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif yakni pendekatan dari sudut pandang menurut ketentuan dengan keadaan aslinya, dan masalah garansi serta tidak tersedianya service center merek HP produk China tertentu. Akibat dari pelanggaran tersebut menimbulkan kerugian yang diderita oleh konsumen. Agar tuntutan ganti-rugi dapat diwujudkan konsumen dalam menyelesaikan sengketanya harus melalui Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kota Yogyakarta dan Lembaga Konsumen Yogyakarta (LKY) Kota Yogyakarta. Upaya hukum perundang-undangan yang berlaku. Bahan-bahan hukum yang diperoleh dari penelusuran keperpustakaan dianalisis dengan menggunakan metode analisis kualitatif. Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemenuhan hak atas informasi terhadap transaksi jual-beli handphone (HP) produk China di Kota Yogyakarta, serta untuk mengetahui bagaimana tanggung jawab pelaku usaha atas informasi yang tidak benar, tidak jelas tentang HP produk China di Kota Yogyakarta. Berdasarkan hasil penelitian bahwa pemenuhan hak konsumen atas informasi terhadap transaksi jual-beli HP produk China di Kota Yogyakarta masih lemah, karena ketika adanya sengketa konsumen tidak serta-merta memanfaatkan lembaga atau badan yang ditunjuk oleh Undang-Undang Perlindungan Konsumen (BPSK dan LKY) sehingga hak konsumen dalam pasal 4 huruf c Undang-Undang Perlindungan Konsumen tidak terpenuhi. Biasanya tanggung jawab pelaku usaha dapat diwujudkan apabila penyelesaian sengketa konsumen melalui BPSK dan LKY, berupa penggantian ganti-rugi baik itu pengembalian uang seharga produk HP China tersebut, maupun penggantian barangnya. Kata kunci : Hak atas Informasi, Tanggung Jawab Pelaku Usaha
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/37500
    Collections
    • Law [3376]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV