• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Business and Economics
    • Accounting
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Business and Economics
    • Accounting
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pemanfaatan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) Dalam Pemenangan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Oleh Incumbent (Studi pada Kabupaten/Kota di Propinsi Jawa Tengah yang melaksanakan Pemilukada Tahun 2005-2010)

    Thumbnail
    View/Open
    04312479 Purwadi Wisnu Y.pdf (4.844Mb)
    Date
    2012
    Author
    Purwadi Wisnu Y
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Fenomena yang terjadi dalam pelaksanaan pemilukada secara langsung adalah banyaknya penyelewengan dan pelanggaran yang dilakukan oleh kandidat bakal calon (balon) Kepala Daerah. Penelitian Ritonga dan Alam (2010) tentang apakah Incumbent memanfaatkan APBD untuk mencalonkan kembali dalam pemilukada mendapatkan hasil bahwa calon Incumbent terindikasi memanfaatkan dana APBD untuk pencalonan kembali sebagai Kepala Daerah dalam Pemilukada. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan bukti empiris adanya indikasi penyelewengan Incumbent dalam pemanfaatan APBD khususnya dalam alokasi APBD pada komponen Belanja Bantuan Sosial (BBS), Belanja Hibah (BH), Belanja Modal (BM) dan Belanja Pegawai (BPeg) untuk memenangkan pencalonkan kembali dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada). Jenis penelitian ini kuantitatif non eksperiment. Pengambilan sampel menggunakan tehnik purposive sampling dengan jumlah sampel 43. Analisis data menggunakan paried samples t test dan wilcoxon dengan α = 5%. Hasil dari penelitian tersebut (1) Belanja Bantuan Sosial pada waktu penyelenggaraan Pemilukada yang dimenangkan incumbent lebih kecil dibandingkan dengan empat tahun, tiga tahun, dua tahun, dan satu tahun sebelum dilakukan Pemilukada. (2) Belanja Hibah pada waktu penyelenggaraan Pemilukada yang dimenangkan incumbent lebih besar dibandingkan dengan empat tahun, tiga tahun, dua tahun, dan satu tahun sebelum dilakukan Pemilukada. (3) Belanja Modal pada waktu penyelenggaraan Pemilukada yang dimenangkan incumbent lebih kecil dibandingkan dengan empat tahun, tiga tahun, dan satu tahun sebelum dilakukan Pemilukada, tetapi Belanja Modal pada waktu penyelenggaraan Pemilukada yang dimenangkan incumbent lebih besar dibandingkan dengan dua tahun sebelum dilakukan Pemilukada. (4) Belanja Pegawai pada waktu penyelenggaraan Pemilukada yang dimenangkan incumbent lebih besar dibandingkan dengan empat tahun, tiga tahun, dua tahun, dan satu tahun sebelum dilakukan Pemilukada. Kata kunci: Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), PEMILUKADA, Incumbent, Belanja Bantun Sosial, Belanja Hibah, Belanja Modal, Belanja Pegawai
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/37068
    Collections
    • Accounting [5262]

    Related items

    Showing items related by title, author, creator and subject.

    • ANALISIS PENGARUH ALOKASI BELANJA MODAL, BELANJA BARANG DAN JASA, BELANJA HIBAH DAN BELANJA BANTUAN SOSIAL TERHADAP KEMENANGAN KEMBALI PETAHANA DALAM PEMILUKADA 

      Safira Ulfah, 14312487 (Universitas Islam Indonesia, 2018-04-11)
      Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh alokasi belanja modal, belanja barang dan jasa, belanja hibah dan belanja bantuan sosial terhadap kemenangan kembali petahana dalam pemilukada. Penelitian ini menggunakan ...
    • ANALISIS POLA BELANJA HIBAH, BELANJA BANTUAN SOSIAL, BELANJA BARANG DAN JASA, DAN BELANJA MODAL SEBELUM DAN PASCA PEMILUKADA PADA KEPALA DAERAH INCUMBENT 

      Fahreza Riadi Alvian, 14312190 (Universitas Islam Indonesia, 2018-08-14)
      Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola belanja hibah, belanja bantuan sosial, belanja barang dan jasa dan belanja modal sebelum dan pasca pemilukada pada kepala daerah incumbent. Sehingga dapat diketahui nantinya ...
    • ANALISIS INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2011 – 2016 

      M.Irfan Pratama, 14313240 (Universitas Islam Indonesia, 2018-09-19)
      Indeks pembangunan manusia memiliki perananan yang sangat penting dalam menggambarkan keadaan suatu daerah dan menunjukan keberhasilan pembangunan sumberdaya manusia. Apabila angka indeks pembangunan manusia tinggi hal ini ...

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV