• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Optimasi Kebutuhan Tulangan Pada Balok Menggunakan Program Linier Metode Simplex Dan Building Information Modeling (Bim)

    Thumbnail
    View/Open
    14511392 Indra Permana.pdf (21.31Mb)
    Date
    2021-09-07
    Author
    INDRA PERMANA
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Gedung merupakan bangunan vital dalam menunjang kesejahteraan masyarakat. Dalam proses pembangunan gedung, hal yang tidak bisa dihindari adalah waste material yang dihasilkan. Berdasarkan penelitian terdahulu, material jenis consumable material yang paling banyak menghasilkan waste adalah besi tulangan. Di lain sisi, pemanfaatan dan pengembangan teknologi menjadi syarat mutlak dalam bersaing di era baru dunia konstruksi. Sekarang ini, BIM dalam dunia konstruksi dipandang sebagai teknologi terbarukan yang mulai umum digunakan. Dalam hal ini tujuan dilakukannya penelitian adalah untuk membuat Bar Bending Shedule yang efektif dan efisien dalam hal optimasi kebutuhan tulangan. Program Linier Simplex sebagai sarana metode pengambilan keputusan, dikolaborasikan dengan BIM, dapat digunakan untuk mendapatkan tipe pemotongan tulangan paling optimal sehingga kebutuhan tulangan dan waste besi dapat diminimasi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, BBS Program Linier Simplex dibandingkan metode BBS Konvensional dinilai lebih efektif dan efisien untuk merencanakan Bestaat dalam kegiatan Bar Bending Shedule (BBS). Ditinjau dari segi mutu, metode simplex & BIM memiliki mutu 49% lebih baik dibanding metode konvensional. Ditinjau dari segi waktu, metode simplex dan BIM memiliki waktu pengerjaan lebih cepat 37% dibanding metode konvensional. Sedangkan dari segi biaya dibandingkan dengan metode konvensional, metode simplex dan BIM dapat menghemat biaya sebesar 14% untuk biaya material dan menghemat biaya 33% untuk biaya operasional.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/35951
    Collections
    • Civil Engineering [4722]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse
    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV