• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Efek Ekstrak Etanol Kulit Rambutan (Nephelium lappaceum L.) Terhadap Pencegahan Peningkatan Kadar Enzim Transaminase Pada Tikus Putih (Rattus norvegicus) Jantan Yang Diinduksi Karbon Tetraklorida (CCl4)

    Thumbnail
    View/Open
    Pages from 08711130 Ahmad Royhan.pdf (213.8Kb)
    Date
    2012
    Author
    Ahmad Royhan
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Dalam aktivitas sehari-hari kita tidak bisa menghindari adanya kontak dengan radikal bebas. Radikal bebas berperan dalam terjadinya penyakit degeneratif, namun dalam tubuh kita mampu melawan dengan cara mengurangi produksinya dan menetralisir radikal bebas yang sudah terbentuk dengan senyawa yang disebut antioksidan. Stres oksidatif dapat terjadi bila radikal bebas seperti senyawa toksik karbon tetraklorida (CCl4) masuk ke dalam tubuh terlalu banyak dan antioksidan yang tersedia dalam tubuh sedikit sehingga dapat terjadi kerusakan hati yang ditandai dengan peningkatan kadar enzim transaminase (SGOT, SGPT). Pada rambutan terutama bagian kulitnya diketahui mengandung antioksidan sehingga dapat digunakan sebagai antioksidan eksogen pada penelitian ini. Tujuan:.penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek ekstrak etanol kulit buah rambutan (Nephelium lappaceum L.) tarhadap enzim transaminase (SGOT, SGPT) hati tikus yang diinduksi dengan CCl4. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian laboratoris eksperimental murni dengan rancangan penelitian pretest-posttest with control group design. Penelitian menggunakan tikus wistar jantan sebagai hewan uji, dengan mengharapkan efek pencegahan kerusakan hati dari pemberian ekstrak etanol kulit buah rambutan pada tikus yang telah diinduksi CCl4. Hewan uji sebanyak 30 ekor tikus dibagi menjadi 6 kelompok perlakuan, masing-masing kelompok terdiri dari 5 ekor tikus. Pelakuan berupa vitamin C, akuades dan ekstrak etanol kulit rambutan diberikan selama 10 hari dengan dosis ekstrak 100mg/KgBB, 200mg/KgBB dan 400mg/KgBB. Pada hari ke-11 seluruh kelompok diinduksi CCl4 0,1 ml/100 g BB kecuali kelompok normal. Efek ekstrak etanol kulit rambutan diukur berdasar kemampuan pencegahan peningkatan kadar enzim SGOT dan SGPT pada awal pengukuran (hari ke-0) dan setelah penelitian (hari ke-12). Analisis data dilakukan dengan uji One Way Anova. Hasil: Pada uji One Way Anova hasilnya menunjukkan nilai p value = 0,085 (p <0,05) untuk hasil SGOT dan p value = 0,528 (p <0,05) untuk SGPT, ini menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang bermakna antar kelompok perlakuan terhadap perubahan kadar enzim transaminase. Simpulan: Pada uji statistik, efek ekstrak etanol kulit buah rambutan (Nephelium lappaceum L belum menunjukkan hasil yang signifikan terhadap perubahan kadar enzim transaminase hati. Kata Kunci: Ekstrak etanol kulit buah rambutan, Serum, Antioksidan
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/35721
    Collections
    • Medical Education [2955]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV