• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemistry Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemistry Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Nanoenkapsulasi Minyak Atsiri Jeruk Purut (Citrus Hystrix Dc) Menggunakan Penyalut Kitosan Dan Maltodekstrin Dengan Proses Freeze Drying Sebagai Anti Bakteri Staphylococcus Aureus Dan Escherichia Coli

    Thumbnail
    View/Open
    17612068 Syahrul Fahriza Sendi.pdf (140.9Kb)
    Date
    2021-08-06
    Author
    SYAHRUL FAHRIZA SENDI
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Telah dilakukan penelitian tentang Nanoenkapsulasi Minyak Atsiri Jeruk Purut (Citrus Hystrix dc) Menggunakan Penyalut Kitosan dan Maltodekstrin Dengan Proses Freeze Drying Sebagai Anti Bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Kulit jeruk purut mengandung berbagai senyawa yang dapat dimanfaatkan salah satunya anti bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Tujuan dari penelitian adalah melakukan nanoenkapsulasi dari minyak atsiri kulit jeruk purut dengan metode freeze drying sebagai anti bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Metode freeze drying mempunyai kunggulan dalam mempertahankan kualitas produk yang dikeringkan. Teknik freeze drying atau biasa disebut pengeringan beku yang mencakup liopilisasi adalah salah satu proses yang berfungsi untuk mengeringkan bahan yang sangat sensitif terhadap suhu tinggi atau panas dan tidak stabil dalam larutan air. Proses nanoenkapsulasi ini dilakukan menggunakan variasi kitosan dan maltodekstrin yang merupakan perpaduan penyalut yang efektif terhadap nanoenkapsulasi minyak atsiri sehingga dapat menjaga senyawa inti dari minyak atsiri jeruk purut. Hasil proses uji bakteri dengan metode sumuran yaitu, zona bening yang didapatkan yang paling baik untuk bakteri Staphylococcus aureus pada variasi 0,1 gram kitosan : 5,9 gram maltodekstrin yaitu sebesar 22.5 mm sedangkan untuk bakteri Escherichia coli pada variasi 0,1 gram kitosan : 5,9 gram maltodekstrin yaitu sebesar 21 mm
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/33673
    Collections
    • Chemistry Education [370]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV