• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Business and Economics
    • Management
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Business and Economics
    • Management
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) Pada PT Yoofix Digital Indonesia

    Thumbnail
    View/Open
    16311338 Fahrian Sani Akbar.pdf (6.069Mb)
    Date
    2020
    Author
    16311338 Fahrian Sani Akbar
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tentang penerapan Standar Operasional Prosedur pada PT Yoofix Digital Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan juga menggunakan metode pengumpulan data berupa observasi langsung di lapangan, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini melibatkan enam orang anggota organisasi PT Yoofix Digital Indonesia. Uji keabsahan data dilakukan dengan uji krediblitas dan uji transferability. Metode pengujian data yang digunakan adalah triangulasi, sedangkan metode analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa penerapan SOP pada PT Yoofix Digital Indonesia dilatar belakangi oleh kebutuhan untuk memperjelas alur kerja dan untuk menegaskan konsep kerjasama yang ada. SOP yang diterapkan bersifat fleksibel dan dinamis serta lebih mengutamakan nilai. Namun, keberhasilan dalam menjalankan SOP tersebut sangat bergantung pada bagaimana tiap anggota organisasi dapat bijak menyikapi kefleksibelan yang diberikan. Sementara itu juga ditemukan hasil mengenai implementasi dari tujuh hal pokok dalam Standar Operasional Prosedur. (1) efisiensi, masih terjadi pemborosan dalam hal waktu kerja. (2) konsistensi, masih ditemukan anggota organisasi yang tidak disiplin karena tidak berpedoman pada SOP saat bekerja. (3) minimalisasi kesalahan, pelatihan hanya diberikan kepada karyawan internal saja. (4) penyelesaian masalah, SOP tidak memuat aturan mengenai sanksi, penyelesaian masalah, pemutusan hubungan kerja, dan pencegahan konflik. (5) perlindungan tenaga kerja, SOP tidak memuat aturan mengenai kebijakan keselamatan kerja, jaminan sosial, kompensasi bagi karyawan internal, dan perlindungan hak-hak bagi anggota organisasi hanya dibahas secara kekeluargaan. (6) peta kerja, SOP untuk karyawan internal hanya mengatur sebatas alur kerja. SOP bagi Fixer masih perlu dievaluasi karena belum efektif dan efisien dalam mengatur pekerjaan. (7) batasan pertahanan, pengawasan yang dilakukan selama ini kurang transparan sehingga Fixer tidak merasa diawasi selama menjalankan pekerjaan.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/29940
    Collections
    • Management [5385]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV