• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Business and Economics
    • Management
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Business and Economics
    • Management
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengaruh Faktor Keyakinan, Pengaruh Keluarga, dan Pengaruh Teman terhadap Perilaku Merokok pada Siswa SMU di Kota Yogyakarta

    Thumbnail
    View/Open
    02311191 Sonni Rosyid Adiprasetya.pdf (6.536Mb)
    02311191 Sonni Rosyid Adiprasetya2.pdf (81.19Kb)
    Date
    2007
    Author
    Sonni Rosyid Adiprasetya
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini mempunyai tujuan untuk menjelaskan faktor-faktor apa yang mempengaruhi perilaku merokok pada siswa SMU di Kota Yogyakarta. Faktor­ faktor yang diteliti merupakan faktor keyakinan, pengaruh keluarga, dan pengaruh teman. Dari sekian banyak SMU di Kota Yogyakarta, penulis mengambil sampel dari tiga SMU. SMU Negeri 2 dan SMU Negeri 8 Yogyakarta dipilih untuk mewakili SMU Negeri. Sedangkan SMU Muhammadiyah 2 Yogyakarta dipilih untuk mewakili SMU Swasta. Kuesioner digunakan sebagai data primer. Dalam penelitian ini digunakan analisis diskriminan. Dengan analisis diskriminan, responden dibagi kedalam tiga kelompok perilaku merokok. Yaitu kelompok bukan perokok, kelompok yang berpotensi menjadi perokok, dan kelompok perokok. Analisis diskriminan digunakan untuk mengetahui faktor mana yang berpengaruh dalam perilaku merokok siswa SMU di Yogyakarta, dan faktor apa yang paling-mempengaruhi. Dalam penelitian ini dihasilkan kesimpulan bahwa Keyakinan Merokok itu dapat Menimbulkan Masalah, Keyakinan Merokok itu Keren, Perilaku Merokok Saudara Kandung, Perilaku Merokok Teman, Reaksi Teman, dan Tekanan untuk Tidak Merokok, secara signifikan mempengaruhi perilaku merokok pada siswa SMU di Yogyakarta. Siswa yang merokok memiliki keyakinan merokok itu keren, lebih tinggi daripada siswa tidak merokok dan siswa yang berpotensi menjadi perokok. Siswa yang berpotensi menjadi perokok mendapat tekanan untuk tidak merokok, lebih tinggi daripada siswa yang tidak merokok dan siswa yang merokok. Siswa yang tidak merokok mempunyai keyakinan merokok dapat menimbulkan masalah, lebih tinggi daripada siswa yang berpotensi menjadi perokok dan siswa yang merokok. Sedangkan faktor yang paling membedakan perilaku merokok pada siswa SMU adalah faktor Keyakinan merokok itu keren. Dari 180 responden, 65,6% dapat terprediksi dengan tepat.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/27168
    Collections
    • Management [5412]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV