• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Galeri Seni Lukis Kontemporer di Jogjakarta Penekanan pada Penampilan Bangunan dan Interior yang Kontemporer

    Thumbnail
    View/Open
    01.0 cover.pdf (65.60Kb)
    02 preliminary.pdf (228.8Kb)
    03 daftar isi.pdf (232.0Kb)
    04 abstract.pdf (115.7Kb)
    05.1 bab 1.pdf (3.284Mb)
    06 daftar pustaka.pdf (65.17Kb)
    07.1 Lampiran 1.pdf (2.348Mb)
    Date
    2005
    Author
    Dharmakusuma, Bayu
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Hasil budaya yang paling erat kaitannya dengan kehidupan manusia adalah seni. Jogjakarta memiliki potensi yang sangat baik sebagai tempat untuk didirikannya sebuah wadah seni, terutama adalah seni lukis (sebagai jenis seni mayoritas) yang beraliran kontemporer. Upaya yang dilakukan untuk membantu penerapan kontemporer dalam proses perancangan adalah dengan membuat tata ruang luar (yang ekspresif dan kreatif) dan tata ruang dalam (yang fungsional, hirarki dan dimensional). Pengungkapan nilai-nilai tersebut di peroleh dengan melakukan studi kasus untuk dapat menentukan bentuk massa, sirkulasi ruang luar, orientasi bangunan, entrance site dan penataan ruang dalam. Skematik design meliputi penerapan nilai - nilai kontemporer yang di tujukan dengan analisa dan skema. Skema perwilayahan kegiatan merupakan pembagian bangunan menjadi massa privat, semi privat dan massa service. Skema gubahan massa terbentuk dari pola sirkulasi ruang luar yang menerus, dengan orientasi bangunan menghadap keluar untuk memperoleh sumber inspirasi. Skema sirkulasi ruang luar di buat mengikuti bentuk massa dengan menggunakan pola gabungan linier dan radial. Entrance bangunan terbagi menjadi 2 (dua) main entrance berada disebelah utara site dan site entrance berada disebelah selatan site dengan pertimbangan keselamatan serta mengurangi kemacetan pada simpang 3 (tiga) jalan dan berdekatan dengan area parkir. Skema tata hijau di tata dengan meletakkan pohon besar pada sisi site (terutama pada area selatan site) sebagai barier serta mengurangi kebisingan suara, sedangkan pohon kecil di letakkan sepanjang pedestrian sebagai peneduh. Pengembangan design adalah hasil akhir dari konsep kontemporer yang telah disusun. Aplikasi tersebut di ungkapkan melalui variasi ketinggian atap pada area publik (lobby) serta ruang pamer sehingga terkesan monumental. Permainan perulangan bidang seperti shadding dengan jarak 60 cm dapat memberikan efek bayangan yang bersifat kreatif. Penggunaan bentukkan dasar pada ruang luar yang bersifat ekspresif dan kreatif merupakan perwakilan dan kebebasan seorang seniman dalam berkarya yang di tuangkan melalui building performance. Permainan spot light dengan pantulan cahaya warna yang berbeda memberikan kesan ekspresif pada ruang pamer. Penataan serta pengulangan bahan alam dalam ruang pamer memberikan kesan alami yang dapat memenuhi karakteristik galeri seni lukis kontemporer.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/2421
    Collections
    • Architecture [3971]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV