• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PERAN NOTARIS DALAM PELAYANAN PUBLIK TERKAIT PEMBUATAN SURAT KETERANGAN WARIS DI INDONESIA

    Thumbnail
    View/Open
    01 cover.pdf (30.62Kb)
    02 preliminari.pdf (1.551Mb)
    03 daftar isi.pdf (181.6Kb)
    04 abstract.pdf (182.7Kb)
    05.1 bab 1.pdf (352.0Kb)
    05.2 bab 2.pdf (318.7Kb)
    05.3 bab 3.pdf (252.6Kb)
    05.4 bab 4.pdf (111.7Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (231.5Kb)
    Date
    2020-01-22
    Author
    DIAN PURWANTO, 17921081
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Notaris di dalam praktiknya, terkadang dihadapkan pada situasi dimana dalam menjalankan tugas jabatannya sebagai Notaris yang merupakan pejabat publik, diminta oleh penghadap atau klien untuk membuat Surat Keterangan Waris (SKW). Namun Notaris sering pula menerima kenyataan, bahwa penghadap atau klien yang datang untuk membuat SKW mempunyai golongan campuran. Pertanyaan yang timbul kemudian adalah bagaimana peran Notaris dalam pembuatan SKW terkait masih adanya penggolongan penduduk di Indonesia dan apa kendala yang dialami Notaris dalam pembuatan SKW di Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisa peran Notaris dalam pembuatan SKW terkait masih adanya penggolongan penduduk di Indonesia, serta menganalisa kendala yang dialami Notaris dalam pembuatan SKW di Indonesia. Penelitian ini adalah penelitian hukum yuridis empiris, yaitu penelitian hukum mengenai pemberlakuan atau implementasi ketentuan hukum normatif secara perilaku nyata pada setiap peristiwa hukum yang terjadi dalam masyarakat. Pengumpulan bahan hukum dilakukan melalui wawancara pada beberapa pihak yang terkait dengan permasalahan yang diteliti dan dan melakukan pengumpulan data melalui kajian perundang-undangan yaitu terkait dengan masalah yang diteliti. Hasil penelitian menjelaskan dalam pembuatan SKW, untuk beberapa golongan masyarakat di Indonesia, seperti golongan Eropa dan golongan Tionghoa secara rutin telah dan hingga kini masih dibuat oleh para Notaris. pembuatan SKW bagi Warga Negara Indonesia yang terkendala karena percampuran etnis atau golongan bisa disiasati oleh Notaris dengan membuatkan Akta Notaris, dimana telah sama-sama dipahami bahwa akta Notaris tidak membedakan golongan atau etnis. Hasil penelitian berikutnya menjelaskan kendala Notaris dalam pembuatan SKW, yang salah satunya adalah Notaris tersebut tidak menguasai dan tidak memahami dengan segala ketentuan SKW di Indonesia.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/20664
    Collections
    • Master of Law [1560]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV