• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    IMPLEMENTASI KLAUSULA PROTEKSI DIRI DALAM AKTA AUTENTIK NOTARIS

    Thumbnail
    View/Open
    01 cover.jpg (57.67Kb)
    01 cover.pdf (67.70Kb)
    02 preliminari.pdf (281.8Kb)
    03 daftar isi.pdf (46.59Kb)
    04 abstract.pdf (45.11Kb)
    05.1 bab 1.pdf (144.9Kb)
    05.2 bab 2.pdf (142.9Kb)
    05.3 bab 3.pdf (776.3Kb)
    05.4 bab 4.pdf (95.22Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (168.5Kb)
    17921020.pdf (617.7Kb)
    Date
    2019-11-30
    Author
    Prabowo Ludfi Rismiyanto, 17921020 S.H.
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Tesis ini berjudul “Implementasi Klausul Proteksi Diri Dalam Akta Autentik Notaris”. Notaris merupakan pejabat umum yang berwenang dalam membuat akta autentik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 angka 1 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris. Akta yang dibuat oleh Notaris tidak jarang dipermasalahkan oleh salah satu pihak atau pihak lainnya karena dianggap merugikan kepentingannya, sehingga saat ini tidak jarang Notaris yang dikriminalisasikan sehungungan dengan Akta yang dibuatnya. Dalam penelitian ini masalah yang diambil adalah Apakah penggunaan klausul proteksi diri atas akta yang dibuat oleh Notaris melanggar Undang-Undang Jabatan Notaris? Bagaimana implementasi klausula proteksi diri dalam hal memberikan perlindungan hukum kepada Notaris yang mencantumkannya? Penelitian ini merupakan penelitian yurudis empiris dengan menitik beratkan pada penelitian lapangan (field research) untuk mencari data primer, sedangkan penelitian kepustakaan (librabyresearch) diperlukan sebagai data sekunder. Hasil penelitian bahwa penggunaan klausul proteksi diri sah-sah saja digunakan oleh Notaris mengingat dalam UUJN tidak mengatus secara selas tentang larangan penggunaan klausul proteksi diri tesebut. Implementasi klausul proteksi diri penting dituangkan menyangkut kedudu penghadap memerlukan saksi pengenal dan menyangkut pada Akta Pernyataan Keputusan Rapat dimana Notaris tidak hadir secara langsung. Klausul proteksi diri juga dapat diimplementasikan berdasar Pasal 15 ayat 2 huruf e UUJN-P.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/18088
    Collections
    • Master of Law [1560]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV