• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Re-Design Stasiun Kereta Api Tawang Semarang serta Pengembangan Stasiun sebagai Sarana Rekreasi

    Thumbnail
    View/Open
    01.0 cover.pdf (63.59Kb)
    02 preliminari.pdf (179.0Kb)
    03 daftar isi.pdf (233.1Kb)
    04 abstract.pdf (89.45Kb)
    05.1 bab 1.pdf (614.8Kb)
    05.2 bab 2.pdf (1.309Mb)
    05.3 bab 3.pdf (1.901Mb)
    05.4 bab 4.pdf (736.6Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (93.77Kb)
    07.1 lampiran 1.pdf (117.3Kb)
    Date
    2000
    Author
    Meytasari, Cinthyaningtyas
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Stasiun Kereta Api Tawang Semarang merupakan sarana transportasi yang sangat penting karena Semarang adalah kota yang merupakan simpul atau transit point transportasi regional. Selain itu stasiun Tawang dengan areanya yang luas juga berpotensi sebagai tempat rekreasi masyarakat karena berada di Kota Lama Semarang yang merupakan kota tua peninggalan Belanda yang juga sebagai kota wisata, perdagangan, dan pemukiman. Pada perencanaan re-design stasiun Tawang ini akan ditekankan bagaimana menciptakan stasiun yang aman, representatif, mendukung kegiatan di dalamnya, dan berkarakter 'terbuka' dengan permasalahan khususnya adalah bagaimana mengungkapkan bentuk fisik bangunan stasiun kereta api Tawang Semarang yang menjamin rasa aman dan berkarakter 'terbuka' dengan mengembangkan stasiun sebagai sarana kegiatan masyarakat (ekonomi) dan sarana rekreasi. Untuk menciptakan stasiun yang mampu menjamin rasa aman adalah dengan memperhatikan tata ruang luar, tata ruang dalam, sistem sirkulasi, fasilitas stasiun, dan penampakan ruang dan bangunan. Sedangkan untuk menciptakan karakter 'terbuka' adalah dengan mengangkat aspek komersial dari stasiun, pembinaan/pewadahan PKL, dan menonjolkan KA sebagai salah satu daya tarik rekreasi. Kesemua hal-hal tersebut dibuat dengan pendekatan teori defensible space, dimana antara faktor physiologi dan faktor psikologi saling mempengaruhi. Jadi konsep yang dihasilkan berupa konsep perencanaan dan perancangan stasiun kereta api yang mampu menjamin rasa aman dan menjadikan stasiun berkarakter.'terbuka' (tidak hanya sebagai sarana transportasi, tetapi juga sebagai sarana rekreasi dan komersial), dimana fungsi dari keduanya dapat saling mendukung.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/1724
    Collections
    • Architecture [3971]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV