• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    ANALISIS HUBUNGAN TATA GUNA LAHAN TERHADAP KUALITAS AIR PARAMETER MIKROBIOLOGI DI DAERAH ALIRAN SUNGAI CODE YOGYAKARTA

    Thumbnail
    View/Open
    01 Cover.pdf (18.04Kb)
    02 Preliminari.pdf (1.250Mb)
    03 Daftar Isi.pdf (98.16Kb)
    04 Abstract.pdf (88.64Kb)
    05.1 BAB I.pdf (100.3Kb)
    05.2 BAB II.pdf (155.2Kb)
    05.3 BAB III.pdf (363.4Kb)
    05.4 BAB IV.pdf (764.1Kb)
    05.5 BAB V.pdf (84.09Kb)
    06 Daftar Pustaka.pdf (90.34Kb)
    07 Lampiran.pdf (2.761Mb)
    08 Naskah Publikasi.pdf (452.8Kb)
    Date
    2019-02-21
    Author
    MUHAMAD IMANUDDIN ANSHARI, 14513051
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Diantara beberapa sungai yang melintas di Yogyakarta, Sungai Code menjadi pusat perhatian banyak pihak dan memiliki tingkat yang padat dalam pengelolaannya. Kawasan sungai code memiliki potensi positif berupa letak strategis dalam orientasinya dengan lokasi lain. Dengan berjalannya waktu semakin meningkatnya aktivitas pembangunan ekonomi, perubahan tata guna lahan dan meningkatnya pemukiman yang padat telah menghiasi bantaran sungai dan kondisi kualitas airnya menunjukkan cenderung semakin memburuk. Tujuan adanya penilitian ini adalah menganalisa dampak tata guna lahan terhadap kualitas air dengan parameter Mikrobiologi dan Fisika. Penelitian ini menggunakan software ArcGIS 10.4.1 dan data Inageoportal tahun 2016. Metode untuk menentukan status baku mutu air yaitu Indeks Pencemaran, dan untuk mencari hubungan antara tata guna lahan dengan kualitas air digunakan Metode Spearmen’s. Luas keseluruhan daerah DAS sungai code adalah 4823,36 Hektar. Kualitas air hasil uji lab di klasifikasikan menggunakan metode Indeks Pencemaran. Hasil Rata-rata indeks pencemaran terhadap lokasi dari titik 1 – 10 adalah 4,47, 4,01, 3,96, 5,08, 5,78, 4,61, 5,83, 5,82, 8,72, 7,30, dan 5,79. Lokasi sampling ini dikategorikan tercemar pada setiap titik, hal ini diakibatkan dari tingkat pemukiman yang sangat tinggi, penggunaan pestisida/pupuk cair pada perkebunan, dan penggunaan pupuk kompos pada daerah persawahan. sehingga hasil menggunakan perhitungan SPSS metode Spearmen’s terdapat hubungan antara penggunaan lahan dengan kualitas air yaitu, pemukiman, sawah, kebun dengan kualitas air parameter mikrobiologi.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/14244
    Collections
    • Environmental Engineering [1825]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV