Show simple item record

dc.contributor.advisorProf. Ir. Widodo, MSCE., Ph.D.
dc.contributor.authorAditya Putra, 14511002
dc.date.accessioned2019-01-21T02:41:18Z
dc.date.available2019-01-21T02:41:18Z
dc.date.issued2018-12-13
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/12970
dc.description.abstractGempa bumi merupakan bencana alam yang tidak dapat diprediksi oleh waktu dan lokasi secara tepat. Indonesia merupakan daerah dengan tingkat resiko gempa yang tinggi. Gempa tersebut akan membuat bangunan-bangunan bergetar atau bergoyang sehingga akan menyerang titik-titik lemah pada struktur yang akan mengakibatkan keruntuhan pada bangunan. Untuk mengurangi adanya kerugian dan korban jiwa yang terjadi akibat runtuhnya bangunan terutama bangunan bertingkat, maka dikembangkanlah analisis-analisis gempa terhadap struktur bangunan bertingkat. Secara umum terdapat dua metode yang sering digunakan dalam menganalisis gempa yaitu analisis gempa statik ekivalen dan analisis dinamik. Analisis dinamik sendiri memiliki dua metode yaitu analisis ragam respons spektrum dan analisis respon riwayat waktu. Penelitian ini menjelaskan tentang perbandingan dari respons struktur antara analisis respons spektrum dan analisis dinamik riwayat waktu terhadap sebuah gedung perletakan mundur dengan dengan jumlah tingkat sebanyak 27. Bangunan ini berada di wilayah Solo degan jenis tanah sedang dan berfungsi sebagai hotel. Adapun rekaman gempa yang digunakan untuk analisis dinamik riwayat waktu adalah gempa Bucharest (frekuensi rendah), Gempa El Centro 40NSC (frekuensi menengah), dan gempa Kobe (frekuensi tinggi). Selanjutnya hasil dari respons struktur maksimum dari perbandingan tersebut akan digunakan untuk keperluan redesain. Dalam penelitian ini analisis dilakukan dengan bantuan program ETABS 16.2. Analisis perbandingan respons struktur dari semua beban gempa dilihat dari nilai displacement, simpangan antar lantai, momen, gaya geser, dan gaya aksial pada bangunan. Hasil analisis menunjukkan bahwa respons struktur maksimum disebabkan oleh beban gempa Bucharest (frekuensi rendah). Urutan selanjutnya disebabkan oleh beban gempa Kobe (frekuensi tinggi), respons spektrum, dan yang terkecil disebabkan oleh beban gempa El Centro 40NSC (frekuensi menengah). Kemudian untuk perhitungan redesain dilakukan dengan menggunakan hasil analisis dinamik riwayat waktu akibat beban gempa Bucharest (frekuensi rendah), karena beban gempa tersebut mengahasilkan nilai respons struktur maksimum pada bangunan yang digunakan.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectRespons Spektrumen_US
dc.subjectDinamik Riwayaten_US
dc.subjectWaktuen_US
dc.subjectRespons Strukturen_US
dc.subjectDesainen_US
dc.titleANALISIS DAN DESAIN STRUKTUR BETON BERTINGKAT BANYAK BERDASARKAN HASIL PERBANDINGAN ANALISIS RESPONS SPEKTRUM DAN DINAMIK RIWAYAT WAKTU (ANALYSIS AND DESIGN OF MULTISTORY REINFORCED CONCRETE STRUCTURE BASED ON COMPARISON OF RESPONSE SPECTRUM ANALYSIS AND DYNAMIC TIME HISTORY)en_US
dc.typeUndergraduate Thesisen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record