• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PEMENUHAN HAK ATAS PENDIDIKAN DALAM PROSES REHABILITASI TERHADAP ANAK PENERIMA MANFAAT DI PANTI SOSIAL MARSUDI PUTRA (PSMP) ANTASENA MAGELANG

    Thumbnail
    View/Open
    RIZA MAHENDRA 14410690.pdf (1.937Mb)
    Date
    2018-11-15
    Author
    RIZA MAHENDRA, 14410690
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Anak yang berkonflik dengan hukum (ABH) atau oleh Panti Sosial Marsudi Putra (PSMP) Antasena Magelang disebut Penerima Manfaat merupakan permasalahan kesejahteraan yang ditangani Kementerian Sosial RI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pemenuhan hak atas pendidikan di PSMP Antasena Magelang dan kendala yang dihadapi pekerja sosial PSMP Antasena Magelang dalam upaya pemenuhan hak penerima manfaat mendapatkan pendidikan. Penelitian dilaksanakan di Panti Sosial Marsudi Putra (PSMP) Antasena Magelang di Kabupaten Magelang dengan sumber data primer diperoleh secara langsung melalui wawancara dengan penerima manfaat dan pekerja sosial di Panti serta data sekunder terkait dengan aturan serta teori tentang hak pendidikan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan hak anak penerima manfaat untuk mendapatkan pendidikan formal di Panti belum sepenuhnya terpenuhi. Namun upaya pelaksanaan pendidikan terus dilaksanakan dan diupayakan semaksimal mungkin mengingat sangat pentingnya pendidikan bagi anak penerima manfaat walupun sedang menjalani masa rehabilitasi. Di Panti terdapat beberapa anak penerima manfaat yang masih berstatus sebagai pelajar aktif di sekolah umum yang menjalani hukuman rehabilitasi dan anak yang putus atau tidak bersekolah. Di Panti terdapat program pembinaan berupa pembinaan mental, fisik, sosial, dan ketrampilan. Untuk melakukan proses pengajaran dilakukan oleh pekerja sosial dan instruktur yang sudah tersertifikasi. Dalam proses pelaksanaan pendidikan di dalam Panti, ada beberapa faktor yang menjadi kendala, antara lain terbatasnya jumlah pengajar, kurangnya minat serta bakat anak penerima manfaat untuk menjadi lebih baik, kurangnya mitra kerja untuk melakukan proses untuk mendapatkan hak pendidikan, sarana dan prasarana yang kurang memadai walaupun sudah lengkap, alokasi anggaran yang belum sepenuhnya terdistribusi merata, partisipasi instansi terkait, organisasi kemasyarakatan, serta peran aktif orang tua dalam memantau perkembangan anaknya sangat dibutuhkan dalam proses ini mengingat sangat pentingnya pendidikan untuk anak penerima manfaat di Panti Sosial Marsudi Putra (PSMP) Antasena Magelang. Agar kegiatan Pendidikan lebih maju sekiranya perlu didirikan lembaga pendidikan formal untuk mewadahi ABH yang berstatus sebagai pelajar ataupun Ujian Kejar Paket A, Paket B, dan Paket C. Sehingga perlu adanya perbaikan dalam penerapan sistem yang diterapkan hingga dapat memenuhi hak hak ABH selama berada di PSMP dan tidak mengganggu perkembangan psikologis ABH.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/12930
    Collections
    • Law [3440]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV