• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Psychology
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Psychology
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    GAMBARAN RESILIENSI REMAJA TUNANETRA BUKAN BAWAAN LAHIR

    Thumbnail
    View/Open
    01 cover.pdf (56.59Kb)
    01.0 cover.pdf (33.98Kb)
    02 preliminari.pdf (970.8Kb)
    03 daftar isi.pdf (30.11Kb)
    04 abstract.pdf (48.32Kb)
    05.1 bab 1.pdf (44.53Kb)
    05.2 bab 2.pdf (55.88Kb)
    05.3 bab 3.pdf (39.89Kb)
    05.4 bab 4.pdf (260.8Kb)
    05.5 bab 5.pdf (28.06Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (29.75Kb)
    07.1 lampiran 1.pdf (47.67Kb)
    07.2 lampiran 2 2.pdf (53.65Kb)
    07.3 lampiran 3.pdf (56.19Kb)
    07.4 lampiran 4.pdf (38.94Kb)
    07.5 lampiran 5.pdf (84.46Kb)
    07.6 lampiran 6.pdf (71.25Kb)
    07.7 lampiran 7.pdf (73.71Kb)
    07.8 lampiran 8.pdf (1.693Mb)
    08 naskah publikasi.pdf (947.8Kb)
    Date
    2018-10-24
    Author
    NAUVAL PRAMATHANA, 11320137
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran resiliensi remaja tuna netra bukan bawaan lahir, dimana subjek yang digunakan adalah individu yang berada di wilayah Yogyakarta dan Jakarta yang mengalami tunanetra akibat penyakit atau kecelakaan di usia remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian fenomenologi. Sementara pemilihan subjek penelitian selanjutnya dilakukan secara non probalititas sampling menggunakan metode snow ball sampling. Analisis data dilakukan sesuai dengan tahapan yang dijelaskan oleh Smith (2009). Hasil penelitian menunjukkan bahwa masingmasing responden memiliki faktor resiko dan faktor protektif yang berbeda-beda sehingga implementasi dimensi resiliensi juga berbeda. Hal ini menyebabkan responden memiliki dinamika resiliensi yang berbeda pula. Menurut Tomy (2006) bahwa perkembangan resiliensi pada remaja ditentukan oleh adanya risk factors dan protective factors yang dimiliki. Seorang remaja dikatakan memiliki resiliensi apabila memiliki keseimbangan antara risk factors dan protective factors.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/12695
    Collections
    • Psychology [2586]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV