• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Pengaruh Pencampuran Bahan Aditif Kapur Karbid pada Tanah Berbutir Halus di Bawah Dasar Pondasi Bangunan terhadap Dimensi Pondasi dengan Metode VESIC

    Thumbnail
    View/Open
    01511331 Purwadi.pdf (29.55Mb)
    01511331 Purwadi2.pdf (222.4Kb)
    Date
    2007
    Author
    Purwadi
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Bangunan Sipil dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu bagian diatas tanah (Upperstructure) dan bagian dibawah tanah (Substructure). Bagian Upperstructure adalah seluruh bagian struktur dari bangunan yang ada diatas permukaan tanah Bagian Substructure, yaitu segala bagian bangunan yang ada didalam atau dibawah tanah, yakni pondasi tempat sehuruh bangunan itu bertumpu. Dua kriteria yang harus dipenuhi oleh pondasi yang baik adalah daya dukung yang cukun dan penurunan tanah (settlement) yang tidak membahayakan bangunan. Oleh karena itu diperhatikan pengenalan dan penguasaan dari sifat laku (behavior) dari tanah. Tanah harus memenuhi persyaratan kualitas baik secara fisik maupun teknis. Namun tidak semua tanah dalam keadaan aslinya memenuhi persyaratan kualitas yang diinginkan. Sifat tanah lempung dan lanau yang kurang baik dengan kekuatannya yang rendah dan pengembangan yang cukup besar, maka diperlukan usaha perbaikan sifat-sifat fisik dan sifat-sifat mekanis tanah untuk mencapai persyaratan teknis tertentu. Cara ini dikenal dengan Stabilisasi Tanah yakni dengan menambahkan bahan aditif kapur karbid pada tanah berbutir halus sehingga tanah memenuhi persyaratan sebagai pendukung konstruksi bangunan. Tujuan dari penelitian ini adalah mencari klasifikasi jenis tanah Pekalongan, mengetahui pengaruh penambahan kapur karbid terhadap kual geser tanah dan mencari persentase maksimum penambahan kapur karbid. Variasi kadar Kapur Karbid 1.5% - 10% yang kemudian digunakan untuk menganalisis daya dukung tanah dengan menggunakan teori Vesic. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa tanah Pekalongan termasuk dalam kelompok OL dengan nama lanau organik dan lempung berlanau organik dengan plastisitas sedang berdasarkan sistem Klasifikasi Tanah Unified. Sedangkan menurut sistem klasijikasi USCS tanah Pekalongan digolongkan dalam lempung kelanauan. Berdasarkan data yang diperoleh pengaruh penambahan kapur karbid terhadap tanah berbutir halus asal Pekalongan, Jawa Tengah menyebabkan meningkatnya nilai kohesi dan sudut geser dalam tanah. Untuk Uji Triaksial UU hasil persentase optimum pada variasi 1.5% dan lama pemeraman 14 hari didapat nilai c = 064 kg/cm² dan Ø = 39, 72° sedangkan untuk Uji Tekan Bebas penambahan kapur karbid sebesar 4.3% dan lama pemeraman 14 hari nilai c = 1.101 kg/cm² dan Ø = 39° Analisis daya dukung tanah menunjukkan bahwa variasi kapur karbid 45% dengan pemeraman 14 hari memberikan nilai kuat dukung tanah maksimum sebesar 2114.816 t/m² dari tanah asli sebesar 59.1741 t/m². Terjadi kesamaan ukuran pondasi untuk variasi 3% - 10% karena memiliki ukuran pondasi dibawah 1 meter sehingga diambil minimum 1 meter. Penghematan dimensi pondasi sebesar 75%.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/12216
    Collections
    • Civil Engineering [4777]

    Related items

    Showing items related by title, author, creator and subject.

    • ANALISIS PERBANDINGAN PONDASI TIANG KAYU, PONDASI TIANG PANCANG DAN PONDASI TIANG BOR UNTUK BANGUNAN BERTINGKAT PADA TANAH LUNAK (COMPARISON ANALYSIS OF PERBANDINGAN PONDASI WOOD FOUNDATION, PILE FOUNDATION AND BORED PILE FOUNDATION FOR STOREY BUILDING ON SOFT SOIL) (Studi Kasus MDA Muhlisin, Tangkerang Barat, Marpoyan, Pekanbaru) 

      M. Rizqisyah Putra, 12511148 (Universitas Islam Indonesia, 2019-01-30)
      Keadaan struktur tanah sangat mempengaruhi tipe pondasi yang akan digunakan. Dalam tugas akhir ini, tanah yang diperhitungkan ialah tanah lunak yang basah dan menyimpan zat asam serta mempunyai kedalaman tanah keras yang ...
    • Perencanaan Pondasi Barrette Piles untuk Gedung Bertingkat pada Tanah Lempung (Studi Kasus Pondasi Gedung UMY) 

      Dwi Nurhidayat, 95310110; Muhamad Arifin, 95310112 (Universitas Islam Indonesia, 2002)
      Pondasi tiang Barrette baru digunakan di beberapa proyek gedung bertingkat di negara maju dan di Jakarta, sehingga belum banyak dikenal secara luas. Untuk itu pada penelitian ini akan dikaji bagaimana merencanakan ...
    • Analisis Pengaruh Pencampuran Fly Ash dengan Tanah Butir Halus Dibawah Dasar Pondasi Bangunan terhadap Dimensi Pondasi dengan Metode Ohsaki 

      Kurniawan, 00511274 (Universitas Islam Indonesia, 2007)
      Tanah mempunyai peranan yang sangat penting dalam pekerjaan Teknik Sipil baik sebagai bahan konstruksi maupun pendukung beban. Pada saat berada di lapangan sering dijumpai kondisi tanah yang tidak memenuhi kualitas ...

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV