• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PERLINDUNGAN KEBEBASAN BEREKSPRESI DI YOGYAKARTA: STUDI PEMBATASAN BEREKSPRESI MAHASISWA PAPUA

    Thumbnail
    View/Open
    Perlindungan Hukum Kebebasan Berekspresi di Yogyakarta Studi Pembatasan Berekspresi Mahasiswa Pap.pdf (629.7Kb)
    Lembar Pengesahan Pra Pendadaran.jpg (139.8Kb)
    Lembar Pengesahan Tugas Akhir.jpg (183.7Kb)
    Lembar Plagiasi.jpg (297.0Kb)
    Date
    2018-10-12
    Author
    FARIZ IMAM FAHREZA, 12410199
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Kebebasan berekspresi adalah sebuah hak yang fundamental atai mendasar. Itulah sebuah gagasan bahwa kebebasan berekspresi berasal dari kata benda bebas yang berarti suatu keadaan bebas atau kemerdekaan, dan kata kerja ekspresi yakni ungkapan tentang ide atau gagasan seseorang tentang sesuatu, sehingga kebebasan berekspresi dapat diartikan sebagai suatu kemerdekaan bagi seseorang untuk mengungkapkan ide atau gagasan tertentu. Undang-Undang Dasar 1945 menyatakan bahwa “kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagaimana ditetapkan dengan undangundang”. Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kebebasan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum menyatakan bahwa hak yang dimiliki setiap warga Negara untuk menyampaikan pemikiran dengan lisan, tulisan, secara bebas dan bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku. Kebebasan ini sejalan dengan Pasal 19 Deklarasi Universal Hak-Hak Asasi Manusia yang mengatakan “setiap orang berhak atas kebebasan mempunyai dan mengeluarkan pendapat dengan tidak mendapat gangguan dan untuk mencari, menerima dan menyampaikan keterangan dan pendapat dengan cara apapun juga dan dengan tidak memandang batas-batas”. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian empiris yaitu data dan fakta yang diperoleh dilapangan kemudian diteliti dan dikembangkan berdasarkan pada hukum. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik pengumpulan data primer yaitu melalui observasi dan wawancara dengan subyek penelitian. Metode analisis data menggunakan metode analisis data kualitatif yaitu data yang diperoleh digambarkan sedemikian rupa dengan tolak ukur peraturan perundang-undangan yang berlaku dan berhubungan dengan judul serta membandingkan teori yang berlaku dan fakta yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukan bahwa seharusnya upaya hukum terkait kedudukan hukum mahasiswa Papua di Yogyakarta dalam hal ini terkait dengan kebebasan berekspresi dan pihak pemerintah seharusnya melindungi hak-hak dari warga negara yang ini adalah mahasiswa Papua tidak hanya di Yogyakarta, namun seluruh Nusantara, demi menjaga nilai-nilai moral, sosial dan agama dimana menjaga keutuhan NKRI.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/11697
    Collections
    • Law [3376]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV