• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Communication
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Communication
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PARTAI PENGUASA DALAM REAKSI KADER (Sikap Kader terhadap Budaya Organisasi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan di Lingkup Kabupaten Magelang)

    Thumbnail
    View/Open
    SKRIPSI_FARID_NUR_HIDAYAT_12321158_ILMU_KOMUNIKASI_2018.pdf (2.353Mb)
    NASKAH_PUBLIKASI_FARID_NUR_HIDAYAT_12321158_ILMU_KOMUNIKASI_2018.pdf (554.6Kb)
    Date
    2018-10-22
    Author
    Farid Nur Hidayat, 12321158
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Dalam kancah perpolitikan nasional, nama PDI Perjuangan menjadi sorotan utama untuk saat ini karena mampu memenangkan pemilu sampai ke pada tahap jabatan presiden. Kesuksesan tersebut juga diimbangi bayaknya kader yang menjabat dan berpengaruh di level daerah. Kader-kader yang dimiliki partai tidak jarang menjadi terkenal karena keputusan strategisnya, sikapnya, dan pola kepemimpinannya. Seperti Ganjar Pranowo di Jawa Tengah, maupun Rismaharini di Surabaya, menjadi kader yang menonjol dan diidolai oleh publik wilayahnya masing-masing. Namun disisi lain, partai ini juga dipandang mempunyai kader yang banyak keluar seperti Bibit Waloyo dan Rustriningsih. Hal ini menjadi pertanyaan besar bagaimana budaya organisasi pada partai ini sehingga mampu menciptakan kader yang demikian? Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori sikap yang dipadukan dengan teori budaya organisasi. Budaya organisasi yang digunakan juga dipadukan dengan teori fungsi partai politik. Sudut pandang budaya organisasi yang digunakan adalah sudut pandang dari kader yang ada pada lingkup kabupaten Magelang. Kemudian setelah diketahui budaya organisasinya, sikap yang terwujud oleh kader menjadi bahasan utama pada penelitian ini. Metode yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Data yang mandalam dikumpulkan dari hasil observasi dan wawancara. Pada penelitian ini kader yang menjadi informan dipilih secara acak namun mewakili antara kader struktural dan kader non struktural. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa terwujudnya budaya organisasi di dalam partai terbentuk karena set asumsi, nilai dan perspektif yang di dominasi oleh pemimpin partai. Peran kader pada level bawah sangatlah minim. Kemudian sikap-sikap yang terbentuk kepada kader pada akhirnya selalu mendukung apapun keputusan dan mekanisme partai dengan landasan kuat adalah ideologi partai yang dipegang kader.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/11672
    Collections
    • Communication [1430]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV