• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Industrial Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Industrial Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    ANALISIS MITIGASI RISIKO RANTAI PASOK DENGAN INTEGRASI FUZZY LOGIC, HOUSE OF RISK DAN AHP (Studi Kasus pada CV. Multiguna)

    Thumbnail
    View/Open
    COVER.pdf (1.235Mb)
    BAB 1.pdf (265.3Kb)
    BAB II.pdf (1.134Mb)
    BAB III.pdf (624.2Kb)
    BAB IV.pdf (1.481Mb)
    BAB V.pdf (282.8Kb)
    BAB VI.pdf (244.4Kb)
    DAFTAR PUSTAKA.pdf (279.8Kb)
    Date
    2018-08-15
    Author
    Ari Andriyas Puji, 16916101
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Dalam aktivitas rantai pasok selalu berpotensi untuk timbul risiko, oleh sebab itu manajemen risiko sangat diperlukan untuk penanganan risiko yang dihadapi. Penelitian ini dilakukan di CV. Multiguna yang beralamatkan di Krikilan,Sariharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta, 55581. Dalam proses rantai pasok pada CV. Multiguna memiliki peluang timbulnya risiko. Oleh sebab itu perlu dilakukan identifikasi risiko dan rancangan mitigasi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan integrasi fuzzy logic, house of risk dan AHP. Model house of risk terdiri dari 2 fase. Fase pertama yaitu pengidentifikasian risiko dan agen risiko. Perhitungan nilai aggregate risk priority ARP dilakukan dengan menggunakan pendekatan fuzzy logic pada pengukuran severity dan occurrence. Dari proses wawancara dan diskusi diperoleh hasil bahwa dalam aktivitas rantai pasok CV. Multiguna terdapat 18 kejadian risiko dan 16 agen risiko yang teridentifikasi dan relevan. Dari hasil pareto diagram diperoleh 5 agen risiko terpilih dengan perbandingan 60:40 guna memfokuskan aksi mitigasi risiko. Setelah dilakukan diskusi dan wawancara didapatkan 10 preventive action sebagai nilai input tahap house of risk fase 2. Hasil pemetaan house of risk fase 2 didapatkan 10 pilihan mitigasi sesuai nilai ETD (effectiveness to difficulty). Kemudian ke 10 pilihan mitigasi tersebut diolah kembali menggunakan AHP. AHP digunakan untuk menentukan prioritas berdasarkan preferensi pengambil kebijakan dengan beberapa kriteria. Dari hasil pengolahan AHP nilai consistency adalah 0,09 dan nilai tersebut dianggap valid karena CR<0,1. Alternatif melengkapi sarana dan prasarana pendukung negosiasi terpilih sebagai prioritas pertama tindakan mitigasi dengan nilai 0,160 diikuti alternatif perawatan mesin secara berkala dengan nilai 0,143 dan ke 8 alternatif lainnya dengan urutan besar ke kecil.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/10509
    Collections
    • Master of Industrial Engineering [242]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV