• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PUSAT BUDAYA AIR DI TIRTA BUDI BLUE LAGOON YOGYAKARTA Pusat Budaya Air Blue Lagoon sebagai Daya Tarik Wisata yang Rekreatif Edukatif

    Thumbnail
    View/Open
    01-14512052 COVER.pdf (39.70Kb)
    02-14512052 PENGESAHAN.pdf (6.478Mb)
    03-14512052 CATATAN DOSBING.pdf (1.320Mb)
    04-14512052 KEASLIAN.pdf (1.127Mb)
    05-14512052 KATA PENGANTAR.pdf (25.46Kb)
    06-14512052 ABSTRAK.pdf (26.91Kb)
    07-14512052 DAFTAR ISI, DAFTAR GAMBAR, DAFTAR TABEL.pdf (260.4Kb)
    08-14512052 BAB 1.pdf (688.7Kb)
    09-14512052 BAB 2.pdf (3.231Mb)
    10-14512052 BAB 3.pdf (5.697Mb)
    11-14512052 BAB 4.pdf (989.7Kb)
    12-14512052 BAB 5.pdf (3.412Mb)
    13-14512052 BAB 6.pdf (245.4Kb)
    14-14512052 DAFTAR PUSTAKA.pdf (128.4Kb)
    15-14512052 Lampiran 1 - Uji Desain.pdf (131.4Kb)
    16-14512052 Lampiran 2 - GAMTEK.pdf (11.72Mb)
    17-14512052 Lampiran 3 - APREB.pdf (3.636Mb)
    Date
    2018-08-28
    Author
    Dea Viviani, 14512052
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Tirta Budi Blue Lagoon berlokasi di Dalem, Widodomartani, Ngemplak, Sleman, Yogyakarta, merupakan obyek wisata yang memiliki natural resources berupa aset alam sungai dan mata air yang mesti dijaga kelestariannya. Penambahan komponen wisata secara sporadis, dikhawatirkan merusak natural resources yang dimaksud. Untuk itu perancangan bangunan Water Cultural Center diharapkan dapat menjaga kelestarian komponen alam sekaligus mengakomodasi seluruh aktivitas atraksi budaya Blue Lagoon. Dalam proses perancangannya, Blue Lagoon Water Cultural Center mengadopsi pendekatan rekreatif edukatif dalam penyelesaian masalah. Sesuai tipologinya, komponen air sebagai natural resources, diangkat menjadi komponen alam utama yang mempengaruhi seluruh aktivitas atraksi yang dihadirkan di dalam maupun di luar bangunan. Metoda yang dipilih adalah melalui pengolahan sumber mata air yang harus ditampung dan diolah terlebih dahulu sebagai wadah atraksi budaya sekaligus sebagai upaya menjamin kesehatan dan kebersihan lingkungan. Rekreatif edukatif juga diterapkan melalui pengarahan sirkulasi bangunan utama berupa tatanan yang mengedukasi terlebih dahulu dengan adanya museum budaya air dan workshop batik. Ruang rekreatif diwujudkan dalam sarana terapi, water attraction space dan teater air. Natural resources berupa vegetasi dalam perwujudan rekreatif edukatif, diimplementasikan dalam proses pengolahan air sebagai bio-water filter dan sebagai wadah edukasi pewarna alami batik. Local wisdom sebagai elemen fisik bangunan, megangkat bambu dan kayu sebagai material alami dalam eksterior maupun interior bangunan. Hal ini bermaksud agar kesan alami dan rekreatif dari Blue Lagoon masih dapat dirasakan serta penampilan bangunan dapat selaras dengan lingkungan alam di sekitarnya.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/10395
    Collections
    • Architecture [3993]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV