• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Penegakan Hukum Perkara Koneksitas oleh Asisten Pidana Militer (Aspidmil) di Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta

    Thumbnail
    View/Open
    22410422_Daftar Pustaka.pdf (386.3Kb)
    22410422_BAB 1.pdf (454.6Kb)
    22410422.pdf (1.637Mb)
    Date
    2026
    Author
    Suryantana, Muhammad Zaqi Elang
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penegakan hukum perkara koneksitas yang melibatkan warga sipil dan prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) secara bersama-sama memiliki tantangan akibat perbedaan birokrasi dan yurisdiksi peradilan. Oleh karena itu, pembentukan struktur Asisten Pidana Militer (Aspidmil) bertujuan untuk mengatasi kebuntuan koordinasi lintas institusi serta mencegah praktik pemisahan perkara (splitsing) yang dapat memicu disparitas penegakan hukum. Melalui metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan sosiologis, penelitian ini bertujuan menganalisis penegakan hukum oleh Aspidmil di Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta (Kejati DIY), mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta merumuskan strategi penyelesaiannya berdasarkan data wawancara, dan bahan hukum sekunder. Berdasarkan tinjauan teori efektivitas hukum Soerjono Soekanto, penegakan hukum tersebut belum berjalan optimal karena Aspidmil dihadapkan pada kendala substansi hukum berupa disharmonisasi antara Pedoman Jaksa Agung RI No. 2 Tahun 2025 dengan UU Peradilan Militer, hambatan struktural yang mencakup wilayah operasional yang terlalu luas, kekurangan SDM, dan rantai birokrasi yang rigid, serta kendala budaya hukum seperti hambatan izin Atasan yang Berhak Menghukum (Ankum) dan perbedaan matra kepangkatan. Sebagai solusi, strategi yang dilakukan mencakup pengajuan personel tim koneksitas lintas wilayah, usulan penambahan struktur pidana militer di tingkat Kejaksaan Negeri, dan dorongan harmonisasi aturan koneksitas secara komprehensif.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/66659
    Collections
    • Law [3916]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV