Konstruksi Identitas Otaku dan Weeaboo dalam Media Sosial TikTok
Abstract
Perkembangan media sosial berbasis video pendek, khususnya TikTok, telah
menghadirkan ruang baru bagi individu dan komunitas untuk menampilkan representasi diri
serta membangun identitas digital, termasuk komunitas penggemar budaya populer Jepang
seperti otaku dan weeaboo. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi identitas
otaku dan weeaboo dalam konten TikTok serta bagaimana identitas tersebut dimaknai dan
dinegosiasikan melalui interaksi digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif
kualitatif dengan metode analisis konten terhadap unsur visual, teks (caption), komentar, dan
hashtag pada konten TikTok yang berkaitan dengan komunitas otaku dan weeaboo. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa identitas otaku dan weeaboo dikonstruksikan melalui
simbol-simbol visual anime, penggunaan audio khas budaya populer Jepang, serta
pemanfaatan teks dan hashtag sebagai penanda afiliasi komunitas. Kolom komentar
berfungsi sebagai ruang interaksi yang memperkuat identitas kolektif, membangun
solidaritas, sekaligus mereproduksi stereotip, di mana identitas otaku sering
direpresentasikan sebagai individu dengan perilaku yang dianggap unik, tidak terduga, dan
absurd. Temuan ini menegaskan bahwa TikTok berperan aktif dalam membentuk dan
menyebarkan konstruksi identitas otaku dan weeaboo sebagai identitas sosial yang dinamis
dalam ruang media digital.
Collections
- Communication [1517]
