• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Islamic Studies
    • Islamic Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Islamic Studies
    • Islamic Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pola Asuh untuk Membentuk Ta’aruf Islami di Yogyakarta

    Thumbnail
    View/Open
    13422049 DEWI AISA.pdf (2.513Mb)
    Date
    2017
    Author
    Aisa, Dewi
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penyusunan skripsi ini diawali karena melihat kondisi sosial terkait dengan pacaran yang sudah membudaya, sehingga banyak akibat buruk akibat pacaran, dan peneliti melihat beberapa orang yang masih bertahan dengan konsep diri untuk tidak pacaran. Selanjutnya dimulai prihatin akibat pacaran dan rasa kagum kepada mereka yang masih bertahan dengan konsep diri tidak pacaran, penulis mencoba mengungkap secara mendalam bagaimana pola asuh islami yang diterapkan orang tua terhadap anak yang memiliki konsep diri untuk tidak pacaran. Pola asuh orang tua sangat penting untuk diperhatikan dalam membimbing dan mendidik anak-anaknya, keberadaannya merupakan bagian yang integral dalam pembentukan konsep diri anak tidak pacaran sebelum hal buruk akibat pacaran menimpa anaknya. Penulis mencoba meneliti pola asuh islami dalam pembentukan konsep diri anak di Yogyakarta dengan tujuan Mendeskripsikan dan menganalisis bagaimana pola asuh dari orang tua untuk membentuk ta‟aruf islami. Penelitian ini jenis penelitian lapangan karena informasi yang dikumpulkan dari lapangan dengan wawancara. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme, digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah, (sebagai lawannya adalah eksperimen) dimana peneliti adalah sebagai instrument kunci, pengambilan sampel sumber data dilakukan secara purposive, teknik pengumpulan data trianggulasi (gabungan) dari observasi, wawancara, dokumentasi, analisis data bersifat induktif/kualitatif, dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna dari pada generalisasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa di Yogyakarta terdapat pola asuh yang bervariatif dalam membentuk konsep diri anak tidak pacaran, terkadang menerapkan pola asuh yang demokrasi atau “otorikratis”. Orang tua bertanggung jawab memberikan yang terbaik untuk anaknya menjadi lebih baik dengan menanamkan nilai-nilai keislaman.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/62215
    Collections
    • Islamic Education [1217]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV