Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Di Sdn Tancep Ii Ngawen Kabupaten Gunung Kidul
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pandemi covid-19 tahun 2019 yang
membuat terjadinya learning loss pada sistem pendidikan di Indonesia. Dampak
tersebut yang membuat terjadinya perubahan kurikulum. Penerapan kurikulum
2013 diubah menjadi kurikulum merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui implementasi kurikulum merdeka dalam pembelajaran Pendidikan
Agama Islam dan Budi Pekerti serta faktor pendukung dan faktor penghambatnya.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan
studi kasus. Lokasi penelitian ini berada di SDN Tancep II Ngawen Kabupaten
Gunung Kidul. Informan dari penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Guru
Pendidikan Agama Islam, Siswa kelas iv SDN Tancep II Ngawen. Teknik dalam
pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun
teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data.
Adapun hasil dari penelitian ini dalam implementasi kurikulum merdeka
dalam pembelajaran pendidikan agama islam ialah tahapan sosialisasi yang
diadakan oleh tim ahli yang ditujukan kepada semua warga sekolah, tahapan
perencanaan dengan pembuatan perangkat tahapan pelaksanaan dimulai dari
asesmen diagnostik dan kegiatan projek penguatan profil pelajar pancasila dan
tahapan penutup dengan asesmen sumatif. Faktor pendukung dalam implementasi
kurikulum merdeka pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
adalah dukungan positif dari semua pihak agar pembelajaran dapat dilaksanakan
secara lancar. Faktor penghambat dalam implementasi kurikulum merdeka dalam
pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti adalah keterbatasan
sarana dan prasarana, kurangnya kreatifitas anak, adanya kesenjangan siswa dan
proses asesmen belum berdiferensiasi.
Collections
- Islamic Education [1275]
