• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Implementasi Pengawasan Majelis Pengawas Daerah terhadap Notaris di Kabupaten Bantul Dalam Mencegah Pelanggaran Kode Etik

    Thumbnail
    View/Open
    18921022 Maryulita Jihan Numawati.pdf (5.849Mb)
    Date
    2020
    Author
    18921022 Maryulita Jihan Numawati
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini dilatarbelakangi pentingnya Notaris dalam menjalankan tugas dan jabatannya sesuai UUJN dan kode etik agar tidak melanggar pelanggaran kode etik maka diperlukan lembaga Majelis Pengawas Daerah untuk melakukan pengawasan, pemeriksaan dan pembinaan terhadap Notaris akan tetapi dalam pengawasannya masih menemukan kendala. Penelitian ini untuk menganalisa implementasi pengawasan Majelis Pengawas Daerah terhadap Notaris di Kabupaten Bantul dalam mencegah pelanggaran kode etik dan mengetahui faktor yang melatarbelakangi pelanggaran kode etik yang dilakukan Notaris di Kabupaten Bantul. Rumusan masalahnya yakni: Bagaimana implementasi pengawasan Majelis Pengawas Daerah terhadap Notaris di Kabupaten Bantul dalam mencegah pelanggaran kode etik ? dan faktor apa sajakah yang melatarbelakangi pelanggaran kode etik yang dilakukan Notaris di Kabupaten Bantul ? Jenis penelitian ini adalah normatif empiris. Hasil penelitian ini: pertama: bahwa implementasi pengawasan Majelis Pengawas Daerah Kabupaten Bantul terhadap Notaris dalam mencegah pelanggaran kode etik melalui pengawasan secara berkala dan rutin serta pengawasan yang dilakukan tanpa berkala dan rutin. Sedangkan, pembinaan melalui forum-forum diskusi terbuka dan melalui arisan koperasi Arta Sejahtera. Implementasi pengawasan yang dilakukan Majelis Pengawas Daerah Kabupaten Bantul masih menemui kendala, yakni belum tersedianya tempat seperti gedung sekretariat Majelis dan susahnya menyesuaikan waktu antar anggota, kedua: faktor yang melatarbelakangi terjadinya pelanggaran kode etik Notaris, antara lain; faktor ekonomi, faktor karakter dan kepribadian Notaris, faktor honorarium, Faktor kepadatan Notaris di suatu wilayah, faktor regulasi Pemerintah. Saran dari penelitian ini perlunya pengawasan secara maksimal oleh Majelis Pengawas Daerah Kabupaten Bantul dan diharapkan Notaris di Kabupaten Bantul aktif dalam pembinaan.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/30392
    Collections
    • Master of Law [1540]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV