• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Industrial Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Industrial Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Desain Sistem Kerja Ergonomis pada Pembuatan Sarung Tangan Golf

    Thumbnail
    View/Open
    17916210 Vitri Lestari.pdf (7.394Mb)
    Date
    2020
    Author
    17916210 Vitri Lestari
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Postur kerja yang baik sangat berpengaruh terhadap masalah kesehatan karyawan. Posisi postur tubuh saat melakukan pekerjaann tanpa mengacu pada sikap kerja yang baik dan benar akan mempengaruhi tingkat kelelahan karyawan. Sebagai contoh, pada proses menjahit banyak terjadi Musculoskeletal Disorders (MSDs) yang disebabkan karena pekerja cenderung menekuk leher, menundukkan kepala, membungkukkan badan condong kearah depan dan kaki kiri bertumpu di sembarang tempat. Untuk menghindari kelelahan yang diakibatkan postur kerja yang kurang baik diperlukan kesadaran dari karyawan itu sendiri agar kesehatan terjaga selama bekerja. Tujuan dari penelitian ini yaitu (1) Menganalisis atau mengevaluasi keluhan yang disebabkan oleh faktor lingkungan fisik kerja (2) Menganalisa postur kerja karyawan dengan menggunakan metode REBA, (3) Memberikan usulan rancangan perbaikan sistem kerja ergonomis. Selain faktor postur kerja yang kurang baik, lingkungan kerja fisik seperti suhu, pencahayaan dan kebisingan merupakan faktor yang dapat menyebabkan timbulnya kelelahan. Hasil uji statistik didapatkan nilai p value untuk suhu pvalue = 0.039, Pencahayaan pvalue = 0.035 dan Kebisingan pvalue = 0.081 artinya p value < dari 0.05 (α=5%) maka dinyatakan terdapat hubungan antara suhu dengan kelelahan, pencahayaan dengan kelelahan, tetapi tidak terdapat hubungan antara kebisingan dengan kelelahan. Hasil perhitungan REBA didapatkan skor 10 yang berada pada level resiko tinggi sehingga perlu dilakukan analisa dan perubahan implementasi unit area kerja karyawan sewing (jahit). Setelah dilakukan intervensi ergonomi kursi kerja pada 2 karyawan, jahit body dan jahit pita didapatkan penurunan level resiko skor REBA masing-masing 6. Perbaikan yang dilakukan adalah dengan mendesain ulang kursi ergonomis yang disesuaikan dengan perhitungan antropometri karyawan sewing (jahit). Dengan desain baru pada posisi sandaran kursi karyawan sewing memberikan perubahan pada posisi duduk. Validasi desain dengan menggunakan uji homogenity didapatkan Z-value > 0.05 artinya ada perbedaan antara desain usulan dengan desin yang sudah ada sehingga keinginan pengguna terpenuhi.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/29067
    Collections
    • Master of Industrial Engineering [241]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV