| dc.description.abstract | Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan Peran Pemerintah Desa Sepahat dan Relawan TIK dalam mendukung keberlanjutan program website desa.id dan juga untuk menjelaskan implementasi website Desa Sepahat Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Dalam mendukung kegiatan teknologi informasi desa, Kementrian Komunikasi dan Informasi membuat program Pengembangan Aplikasi Informatika dengan kegiatan pemberdayaan di Desa. Pengembangan Aplikasi Informatika dengan pemanfaatan situs resmi desa yang disebut domain ‘desa.id’. Situs desa adalah situs internet resmi pemerintah yang berisi tentang infomasi perkembangan desa sejak awal pengembangan, sosial masyarakat, dan potensi desa itu sendiri. Penelitian ini dilakukan di Desa Sepahat, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau.
Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori komunikasi pembangunan, smart village, media baru, dan implementasi menururt George Edward III. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan teknik pengambilan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Narasumber pada penelitian ini adalah Kepala Desa Sepahat, pengelola website Desa Sepahat, Relawan TIK dan masyarkat Desa Sepahat.
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa peran pemerintah desa dalam mendukung website desa dengan merencanakan pembuatan website desa, kemudian memilih pengelola website desa dan menganggarkan di APBDes. Untuk implementasi, secara komunikasi untuk penyampaian pesan sudah dilakukan melalui website desa dan baliho, walaupun berkomunikasi secara langsung masih sangat kurang, faktor sumber daya adalah Relawan TIK yang memberikan pelatihan untuk website desa. Untuk faktor sikap pelaksanaan, kepala desa belum ada melakukan sosialisasi secara langsung kepada masyarakat dan factor struktur birokrasi koordinasi baru dilakukan kepada tingkat kabupaten, untuk provinsi masih belum. Disamping itu, peran relawan TIK didalam membantu pemerintah desa untuk mengelola website desa dengan memberikan pelatihan-pelatihan dasar secara bersama-sama. Dalam mendukung keberlanjutan program website desa ini relawan TIK berharap untuk pengelolaan tidak lagi dari staf pemerintah desa. Melainkan dari luar pemerintahan sehingga dapat mempermudah proses pelatihannya. | en_US |