• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    HUBUNGAN FAKTOR SOSIODEMOGRAFI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN SWAMEDIKASI PADA MASYARAKAT DI DESA SUKOHARJO

    Thumbnail
    View/Open
    01 cover.pdf (175.2Kb)
    02 preliminari.pdf (845.0Kb)
    04 abstract.pdf (84.21Kb)
    05. 1 bab 1.pdf (91.22Kb)
    04. 1 abstract.pdf (83.75Kb)
    03 DAFTAR ISI.pdf (119.8Kb)
    Date
    2018-07-16
    Author
    DITYA AYU NATALIA, 14613146
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pengobatan sendiri (swamedikasi) adalah pengobatan penyakit ringan dengan obat yang dapat dibeli tanpa menggunakan resep dokter. Pengetahuan swamedikasi yang kurang, sering mengakibatkan kesalahan dalam prosesnya mulai dari cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan dan membuang obat yang benar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil swamedikasi, gambaran tingkat pengetahuan swamedikasi, dan hubungan antara faktor sosiodemografi dengan tingkat pengetahuan swamedikasi pada masyarakat Desa Sukoharjo. Jenis penelitian ialah deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan di Desa Sukoharjo Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan teknik probability cluster sampling. Jumlah responden 116 orang dan terdiri dari empat padukuhan yang ada di Desa Sukoharjo yaitu padukuhan Mendiro, Siwil, Purworejo, dan Karanglo terlibat dalam penelitian. Pengambilan data dilakukan melalui pengisian kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data deskriptif yang digunakan untuk melihat gambaran dalam bentuk persentase dan frekuensi serta uji hubungan dianalisis menggunakan uji rank spearman dan uji Chi-square menggunakan SPSS versi 24. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden termasuk kategori usia dewasa, berjenis kelamin perempuan dan bekerja sebagai pegawai swasta atau negeri. Responden melakukan swamedikasi untuk menangani penyakit batuk dengan durasi swamedikasi selama tiga hari. Informasi terkait obat swamedikasi diperoleh responden dari iklan dan obat yang paling banyak digunakan adalah obat dengan efek farmakologi sebagai analgetik dan antipiretik yang diperoleh dari apotek. Sakit yang dialami ringan merupakan alasan utama para responden melakukan swamedikasi. Jika tidak sembuh setelah melakukan swamedikasi 37,1% responden menyatakan pergi ke dokter praktek. Pengetahauan swamedikasi masyarakat Desa Sukoharjo 53% tergolong kurang, 38% cukup, dan 9% baik. Berdasarkan uji rank spearman dan uji chi square, tingkat pendidikan (p = 0,016) dan pendapatan (p = 0,007) memiliki hubungan yang signifikan terhadap pengetahuan swamedikasi masyarakat, namun korelasinya sangat lemah. Kesimpulan dari penelitian adalah faktor sosiodemografi yang mempengaruhi tingkat pengetahuan swamedikasi pada masyarakat Desa Sukoharjo adalah tingkat pendidikan dan pendapatan.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/9607
    Collections
    • Pharmacy [1879]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV