• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PELAKSANAAN UNDANG-UNDANG NOMOR 20 TAHUN 2016 TENTANG MEREK TERHADAP PRODUSEN KNALPOT DI PURBALINGGA

    Thumbnail
    View/Open
    SKRIPSI FARIZ RAHMAN EL NURI 13410033.pdf (2.225Mb)
    Date
    2018-05-31
    Author
    Fariz Rahman El Nuri, 13410033
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Studi ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaaan undang-undang nomor 20 tahun 2016 tentang merek terhadap produsen knalpot di Purbalingga. Rumusan masalah yang diajukan yaitu: bagaimana pelaksanaan undang-undang nomor 20 tahun 2016 tentang merek terhadap produsen knalpot di Purbalingga, Faktor-faktor yang melatarbelakangi didaftarkan atau tidak didaftarkan nya merek serta Penyelesaian terhadap Pemalsuan Merek yang dilakukan oleh pemilik Merek. Penelitian ini termasuk penelitian yuridis empiris. Analisis dilakukan dengan cara pendekatan yang dilakukan berdasarkan bahan hukum utama dengan cara menelaah teori-teori, konsep-konsep, asas-asas hukum serta peraturan perundang-undangan yang berhubungan dengan penelitian ini dipadukan dengan hasil wawancara dan data yang diperoleh dari hasil penelitian. Hasil studi ini menunjukan bahwa pelaksanaan undang-undang nomor 20 tahun 2016 tentang merek belum sepenuhnya ditegakan karena berdasarkan hasil penelitian masih banyak produsen knalpot purbalingga yang belum mendaftarkan merek nya ke direktorat jenderal hak kekayaan intelektual yang menyebabkan pelaksaan perlindungan hukum merek terhadap para produsen knalpot ini menjadi terhambat, selain itu juga masih banyak produsen yang melakukan praktek pemalsuan merek terhadap produk knalpotnya. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penyesuaian terkait biaya permohonan pendaftaran merek serta membenahi prosedur pendaftaran yang lama karena 2 faktor ini adalah penyebab enggan nya produsen knalpot mendaftar merek nya sehingga pelaksanaan undang-undang nomor 20 tahun 2016 tentang merek menjadi lebih efektif.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/8849
    Collections
    • Law [3376]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV