• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    EFEKTIFITAS PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 11 TAHUN 2010 TENTANG PENERTIBAN DAN PENDAYAGUNAAN TANAH TERLANTAR DI KABUPATEN TANAH LAUT KALIMANTAN SELATAN

    Thumbnail
    View/Open
    EFEKTIFITAS PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 11 TAHUN 2010 TENTANG PENERTIBAN DAN PENDAYAGUNAAN TANAH TERLANTAR DI KABUPATEN TANAH LAUT KALIMANTAN SELATAN.pdf (3.385Mb)
    Date
    2018-04-11
    Author
    ANNISSA SINTAWATI, 14410029
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Salah satu permasalahan pertanahan yang muncul adalah tanah-tanah yang telah dilekati hak tidak dimanfaatkan sesuai dengan sifat dan tujuan haknya. Penelantaran tanah dapat berdampak pada berbagai aspek kehidupan masyarakat, sehingga pemerintah mengeluarkan ketentuan untuk menertibkan tanah terlantar. Penelitian ini berjudul Efektifitas Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2010 Tentang Penertiban dan Pendayagunaan Tanah Terlantar Di Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini meliputi tolak ukur suatu tanah dapat dikatakan sebagai tanah terlantar dan efektifitas penerapan ketentuan pemerintah dalam menindak penelantaran tanah yang terjadi di Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan. Metode penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dan empiris. Adapun datanya diperoleh dari data primer dengan cara wawancara dan data sekunder dari literatur, peraturan hukum, dan dokumen-dokumen yang berkaitan dengan penelitian. Dari hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa penerapan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2010 terhadap tanah terlantar di Kabupaten Tanah Laut belum berjalan efektif, karena dari rentang waktu 2010 sampai dengan 2017 hanya 3 (tiga) bidang sertipikat tanah yang ditetapkan sebagai tanah terlantar. Ini terjadi karena faktor sarana dan prasarana penegakan hukum serta kondisi masyarakat yang kurang mendukung penertiban tanah terlantar di Kabupaten Tanah Laut.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/6931
    Collections
    • Law [3376]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV