Persepsi Konsumen Terhadap Citra dan Loyalitas Brand Lokal Bwbyaz pada Akun TikTok @Bwbyaz
Abstract
Perkembangan media sosial, khususnya TikTok, telah mengubah pola komunikasi pemasaran
brand dalam membangun citra dan loyalitas konsumen. Brand fesyen lokal Bwbyaz
memanfaatkan platform TikTok sebagai media utama untuk memperkuat identitas merek
sekaligus menjalin interaksi langsung dengan konsumennya. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis bagaimana persepsi konsumen terhadap citra dan loyalitas brand lokal Bwbyaz
yang dibangun melalui akun TikTok @Bwbyaz, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang
memengaruhi terbentuknya persepsi dan loyalitas tersebut. Penelitian ini menggunakan metode
kualitatif dengan paradigma konstruktivisme dan teknik pengumpulan data berupa wawancara
semi-terstruktur. Informan berjumlah empat orang yang telah memenuhi kriteria: konsumen
berusia 17–35 tahun yang pernah membeli produk Bwbyaz melalui TikTok dan aktif mengikuti
konten akun tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar informan
memersepsikan Bwbyaz sebagai brand yang elegan, minimalis, dan berkualitas, dengan
komunikasi yang interaktif melalui konten video dan live streaming di TikTok. Persepsi tersebut
mendorong loyalitas yang ditunjukkan melalui pembelian ulang dan rekomendasi kepada orang
lain, meskipun terdapat perbedaan pandangan terkait frekuensi unggahan konten dan respons di
kolom komentar. Informan tetap membeli ulang karena produk yang diterima sesuai dengan
yang ditampilkan. Persepsi dan loyalitas tersebut dipengaruhi oleh faktor internal seperti
motivasi dan pengalaman penggunaan produk, serta faktor eksternal seperti konsistensi konten,
aktivitas live streaming, ulasan pengguna lain, dan interaksi digital antara brand dan konsumen.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa TikTok berperan penting dalam membentuk citra dan
loyalitas melalui interaksi yang konsisten dan relevan dengan audiens. Disarankan agar Bwbyaz
meningkatkan frekuensi unggahan, variasi konten, serta responsivitas di kolom komentar untuk
memperkuat keterlibatan konsumen. Penelitian ini terbatas pada satu objek dan satu platform,
sehingga belum dapat menggambarkan perbandingan dengan brand maupun media sosial
lainnya.
Collections
- Communication [1517]
