• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Statistics
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Statistics
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Penerapan Metode Q dan Metode EPQ untuk Mengoptimalkan Biaya Persediaan Barang Jadi Retail Batik

    Thumbnail
    View/Open
    21611126.pdf (3.113Mb)
    Date
    2026
    Author
    Juliyansyah, Diana Rianti
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pengelolaan persediaan sering menjadi tantangan bagi perusahaan karena permintaan yang fluktuatif dan jenis produk yang beragam. Jika tidak dikelola dengan baik, perusahaan dapat menghadapi kerugian akibat biaya penyimpanan yang tinggi atau kehilangan penjualan karena kekurangan stok. PT. XYZ Retail Batik dalam mengelola persediaan barang jadi, masih menggunakan kebijakan pemesanan konvensional berupa jumlah pesanan tetap yang berpotensi menimbulkan biaya persediaan tidak optimal serta risiko kelebihan maupun kekurangan stok akibat fluktuasi permintaan dan waktu tunggu (lead time). Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan biaya persediaan barang jadi melalui penerapan Metode Q (Continuous Review System) pada sisi buyer dan Metode EPQ (Economic Production Quantity) pada sisi vendor. Penelitian mencakup perhitungan biaya pemesanan dan biaya penyimpanan, penentuan kuantitas pemesanan (EOQ), safety stock, dan reorder point untuk lima buyer, serta penentuan ukuran lot produksi optimal pada vendor. Penelitian ini menggunakan data permintaan dan biaya persediaan PT. XYZ Retail Batik periode Januari– Desember 2023. Penelitian ini meliputi analisis statistika deskriptif, peramalan permintaan, serta perbandingan biaya persediaan antara metode konvensional, Metode Q, dan Metode EPQ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permintaan bersifat fluktuatif namun cenderung stasioner. Penerapan Metode Q berhasil menurunkan total biaya persediaan pada Buyer 1, namun pada Buyer 2 hingga Buyer 5 biaya cenderung lebih tinggi dibanding metode konvensional karena adanya tambahan safety stock. Sebaliknya, penerapan Metode EPQ pada sisi vendor mampu menurunkan total biaya persediaan secara signifikan dibanding metode konvensional. Dapat disimpulkan bahwa Metode Q efektif untuk meningkatkan keandalan pengendalian persediaan dan mengurangi risiko stockout, sedangkan Metode EPQ lebih efektif dalam menekan biaya produksi dan penyimpanan vendor.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/67063
    Collections
    • Statistics [1327]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV