Show simple item record

dc.contributor.authorPelu, Safira Natasya
dc.date.accessioned2026-09-10T07:10:00Z
dc.date.available2026-09-10T07:10:00Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/66979
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan menganalisis praktik penjualan paket bundling sebagai pelanggaran persaingan usaha tidak sehat dan tanggung gugat pelaku usaha terhadap kerugian konsumen. Penelitian menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus berdasarkan Putusan KPPU Nomor 14/KPPU-I/2022 terkait MinyaKita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bundling dapat melanggar Pasal 15 UU Nomor 5 Tahun 1999 apabila konsumen dipaksa membeli produk lain untuk memperoleh produk utama. Pelaku usaha dapat dikenai sanksi administratif oleh KPPU dan tanggung jawab perdata melalui gugatan PMH berdasarkan KUHPerdata dan UUPK. Namun, perlindungan konsumen belum efektif karena sulitnya pembuktian dan belum adanya mekanisme kompensasi langsung bagi konsumen.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectBundling, Persaingan Usaha, Perlindungan Konsumen, Perbuatan Melawan Hukumen_US
dc.titlePraktik Penjualan Paket Bundling sebagai Bentuk Pelanggaran Persaingan Usaha Tidak Sehaten_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21410215


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record